generalAug 28, 2024

Calvin “Vyn”: Pendapat Legenda MLBB tentang HoK dan Esportsnya

8 Agustus 2024 kemarin, Calvin "Vyn" resmi meninggalkan skena MLBB (Mobile Legends: Bang Bang) dan hijrah ke HoK (Honor of Kings).

Buat yang belum tahu, perjalanan Vyn di MLBB sendiri sebenarnya sudah cukup panjang. Pasalnya, ia pertama kali menginjakkan kakinya di panggung kompetitif MLBB sejak MPL Indonesia Season 2 saat ia bermain untuk BOOM JR. Di 2019, di MPL ID S3, ia pun bergabung dengan Bigetron Alpha – sebelum akhirnya bergabung dengan RRQ di MPL ID S4.

Bersama RRQ, ia berhasil membawa timnya jadi juara MPL Indonesia sebanyak 3 kali, yaitu di Season 5, 6, dan 9. Terakhir kalinya, Vyn kembali membela RRQ Hoshi di MPL Indonesia Season 13 lalu. Sayangnya, hasilnya mungkin memang kurang memuaskan.

Maka dari itu, kepindahan Vyn ke HoK memicu rasa penasaran dari banyak fansnya. Tim RRQ Network pun berbincang dengan Vyn tentang pendapat dan ceritanya soal HoK.

Sebagai pemain yang telah lama terlibat di game kompetitif, Vyn merasa bahwa HoK memberikan suasana baru yang ia cari. "Saya selalu tertarik dengan game kompetitif sejak dulu, dan kebetulan merasa cocok ketika memainkan HoK. Ini juga jadi kesempatan untuk cari suasana baru," ungkapnya. 

Salah satu aspek yang membuat Vyn tertarik pada HoK adalah banyaknya objektif dalam game ini, yang memungkinkan lebih banyak strategi untuk dikembangkan. "Yang menarik, objektif di game ini banyak, jadi lebih banyak strategi yang bisa dihasilkan," Cerita Vyn.

Meskipun Vyn merasa HoK menawarkan banyak kelebihan, ada satu hal yang ia akui masih menjadi tantangan dalam adaptasinya, yaitu ketahanan tower di game ini. "Overall semua udah oke, cuma hal yang paling susah aku adaptasi cuma tower di game ini terlalu tipis," ujar Vyn. 

Vyn juga mengamati pertumbuhan komunitas HoK di Indonesia. Menurutnya, HoK telah menunjukkan pertumbuhan yang stabil dan memiliki potensi besar untuk menjadi game kompetitif yang lebih dikenal di Indonesia. "Sejauh ini yang aku lihat, game ini sudah growing perlahan. Kalau aku lihat buat ke depannya, harusnya bisa jadi game kompetitif yang masuk ke pasar Indonesia karena event dan pertandingannya banyak," jelasnya.

Terakhir, Vyn pun memberikan pendapatnya terkait roster HoK dari RRQ saat ini. "Aku merasa tim RRQ HoK sekarang harusnya mampu bersaing di turnamen qualifier untuk Honor of Kings Championship," tutup Vyn.

Itu tadi sedikit perbincangan tim RRQ Network dengan Vyn. Kira-kira bagaimana kelanjutan Vyn di HoK? Apakah ia juga akan memboyong sejumlah prestasi di esports HoK seperti saat ia serius berkarier di esports MLBB? Atau, mungkin, sekarang Vyn merasa lebih cocok jadi content creator di HoK? Kita ikuti saja ya perkembangannya. Good luck Vyn!