generalJul 31, 2025

Coba Aja Dulu: Cerita Jessie yang Bawa Hoki Buat Hoshi

Jessie Wijaya—akrab dipanggil Jessie—memulai kariernya sebagai model sejak 2020. Lima tahun berjalan, portofolionya lumayan padat: katalog, komersial, sampai iklan untuk Kenco, Pocky, Lexus, Honda, Purbasari, Clean & Clear, dan Lume Colors. Di luar modeling, Jessie juga jalanin bisnis kecil-kecilan: bakery (brownies dan cookies) serta clothing line. Intinya, langkahnya selalu aktif dan serba dicoba.

 

Naik dari TikTok: KOL yang Terbentuk “Organik”

Awal jadi influencer bukan rencana besar. Saat masa Covid, Jessie iseng bikin video di TikTok. Beberapa kali FYP, followers naik, dan efeknya ikut “menular” ke Instagram. Tidak ada niche yang spesifik; kontennya campur-campur karena memang dibuat senatural itu. Dari situ, brand mulai melirik dan tawaran kerja sama berdatangan.

 

Pertama Kenal Esports, Lalu Masuk RRQ

Menariknya, Jessie sempat tidak tahu banyak soal esports. Ia hanya kenal nama-nama besar seperti ONIC dan EVOS. Tentang RRQ, justru baru paham setelah pacarnya bilang bahwa RRQ itu tim nomor satu di Indonesia—bukan sekadar terkenal, tetapi juga paling “oke” dari sisi pencapaian.

Sebelum ke RRQ, Jessie bahkan pernah ditawari jadi brand ambassador salah satu organisasi esports “brand merah”. Namun, saat itu ia menolak karena merasa bukan dirinya—Jessie jujur mengaku tidak main game (baru belakangan instal Mobile Legends).

Titik baliknya terjadi pada 2025, ketika ia dihubungi via Instagram oleh Kak Jati dari RRQ. Tawaran jadi talent datang, Jessie pikir, “Hidup cuma sekali, coba aja dulu.” Ia riset, merasa cocok, lalu menerima. Sekilas ia sempat mikir, andai dulu ambil BA mungkin sudah “digaji” dari awal. Tapi pada akhirnya Jessie melihat tiap orang punya rezeki masing-masing. Mungkin jalannya memang menjadi talent dulu, biar bisa kenal orang-orang RRQ lebih dalam dan dukung RRQ Hoshi langsung dari dekat.

 

Pengalaman Pageant: Top 10 Miss Auto Show (Honda)

Dari dunia modeling ke pageant, Jessie juga sempat melaju ke Top 10 Miss Auto Show untuk Honda. Prosesnya empat tahap dan cukup menantang, terutama bagian Q&A karena tidak ada kisi-kisi pertanyaan. Di tahap ketiga, Jessie sempat pesimistis—merasa jawabannya kurang oke. Ternyata ia justru lolos ke sepuluh besar.

Di tahap final (unjuk talenta) bertepatan dengan 17 Agustus. Jessie diminta memakai kebaya, sementara talenta yang ia siapkan adalah dance hip hop dan dance rohani. Dari sisi konsep, jadinya agak “tabrakan” karena peserta lain menyesuaikan kostum dengan talentanya. Hasil akhirnya, Jessie tidak lanjut ke grand final, tetapi tetap mencatatkan pencapaian Top 10.

Selain itu, Jessie juga pernah masuk finalis Miss Chinese Indonesia. Sayangnya, harus berhenti di tengah jalan karena wajib terbang ke Tiongkok, sehingga tidak bisa ikut karantina.

 

Jadi Influencer: Nggak Seindah Feed, tapi Juga Nggak Seribet Kantoran

Menurut jessie, jadi influencer itu campuran usaha dan hoki. Banyak orang menarik yang rajin unggah konten, tetapi tidak semua dapat exposure atau tembus FYP. Di sisi lain, ritmenya tidak seribet kantor—setidaknya buat dia yang memang merasa tidak cocok kerja kantoran.

Soal sisi “kurang enak”, ia menyebut mental harus kuat karena pasti ada penilaian dari netizen. Untungnya, Jessie merasa mentalnya cukup tebal. Ia tidak terlalu ambil pusing dan selama ini juga tidak pernah mengalami serangan yang berlebihan.

 

Rencana Ke Depan: Bisnis, Kemandirian, dan Keluarga RRQ

Ke depan, Jessie ingin pelan-pelan membesarkan usaha: memperkuat bakery dan clothing line, serta membuka peluang baru. Ada satu prinsip yang ia pegang: sebagai perempuan, harus punya pegangan sendiri. Bahkan kalau nanti menikah dan (amin) bertemu suami yang mapan, kemandirian tetap penting. Kita tidak pernah tahu apa yang terjadi di masa depan, jadi kemampuan berdiri di atas kaki sendiri itu perlu.

Untuk perannya di ekosistem RRQ, Jessie berharap bisa tumbuh bersama, membawa aura positif, dan—kata Kingdom—membawa “hoki” untuk RRQ Hoshi karena setiap kali datang, tim sering menang. Keinginan lainnya sederhana tapi bermakna: makin dekat dengan tim seperti keluarga, menjaga hubungan yang erat, dan tetap hangat dengan Kingdom yang sudah memberi dukungan.

 

Penutup
Jessie Wijaya bukan gamer garis keras, tetapi semangat “coba aja dulu” membawanya melintasi banyak pintu: dari model, KOL, finalis pageant, sampai jadi talent RRQ. Ceritanya mengingatkan kita bahwa jalur karier tidak selalu lurus. Kadang, langkah yang terlihat kecil—mengunggah video iseng, menerima DM, atau berani tampil dengan keterbatasan—justru membuka kesempatan besar. Selama kita mau bergerak, riset seperlunya, dan bermental kuat, peluang bisa datang dari arah yang tidak terduga.