generalOct 22, 2026

Gagal Playoff, RRQ Hoshi Tetap Jadi Magnet Penonton MPL ID S18

RRQ Hoshi memang gagal melaju ke playoff MPL ID Season 18. Namun kalau bicara soal perhatian penonton, ceritanya ternyata sangat berbeda. Berdasarkan data Esports Charts, RRQ Hoshi muncul di lima pertandingan dengan peak viewers tertinggi sepanjang Regular Season MPL ID Season 18.

Bukan tiga atau empat, tapi semua lima pertandingan teratas melibatkan RRQ Hoshi.

Menariknya lagi, daftar tersebut tidak hanya diisi oleh Derby Klasik melawan EVOS atau Royal Derby melawan ONIC. Dua pertandingan RRQ melawan Dewa United juga masuk ke lima besar. Artinya, meski secara hasil Season 18 berjalan berat, RRQ tetap menjadi salah satu pusat perhatian terbesar sepanjang Regular Season.

ONIC vs RRQ Hoshi Jadi Match Paling Banyak Ditonton

Pertandingan dengan peak viewers tertinggi sepanjang Regular Season MPL ID Season 18 adalah ONIC vs RRQ Hoshi di Week 2. Menurut Esports Charts, pertandingan tersebut mencapai 1.622.338 peak viewers.

Pertemuan ini merupakan Royal Derby pertama di Season 18. Sayangnya untuk RRQ, hasil akhirnya tidak sesuai harapan. ONIC berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 2-0.

Saat itu, RRQ sebenarnya baru saja mendapatkan kemenangan pertama mereka atas Dewa United di Week 1. Namun momentum tersebut belum berhasil diteruskan ketika menghadapi ONIC.

Meski berakhir dengan kekalahan, pertandingan ini justru menjadi laga dengan jumlah penonton tertinggi di seluruh Regular Season.

Derby Klasik Week 7 Menembus 1,48 Juta Peak Viewers

Posisi kedua ditempati oleh RRQ Hoshi vs EVOS di Week 7 dengan 1.484.629 peak viewers. Dan dibandingkan pertandingan pertama dalam daftar ini, ceritanya jauh lebih manis untuk RRQ.

Hoshi berhasil memenangkan Derby Klasik dengan skor 2-1. Kemenangan ini juga datang pada momen yang cukup penting. Sebelumnya, RRQ mengalami rentetan kekalahan panjang dan kesulitan mendapatkan momentum. Bahkan beberapa pertandingan sebelumnya selalu berakhir dengan kekalahan tipis di game ketiga.

Melawan EVOS, cerita tersebut akhirnya berubah. RRQ mampu menutup game penentuan dan sekaligus membalas kekalahan 0-2 dari EVOS pada Week 1. Jadi bukan hanya salah satu pertandingan paling ramai ditonton, laga ini juga menjadi salah satu momen paling penting untuk RRQ sepanjang Season 18.

RRQ vs Dewa di Week 1 Jadi Pertandingan Terpopuler Ketiga

Di posisi ketiga ada RRQ Hoshi vs Dewa United pada Week 1. Pertandingan ini mencatatkan 1.430.079 peak viewers. Laga tersebut menjadi kemenangan pertama RRQ Hoshi di Season 18.

Setelah membuka musim dengan kekalahan 0-2 dari EVOS, Hoshi langsung mendapatkan kesempatan untuk merespons saat bertemu Dewa United. Pertandingan berjalan sampai game ketiga sebelum akhirnya RRQ berhasil menang 2-1.

Saat itu, hasil tersebut menjadi sinyal awal bahwa Hoshi masih punya kemampuan untuk bangkit setelah start yang buruk. Namun yang lebih menarik dari sudut pandang viewership adalah siapa lawannya. Pertandingan ini bukan Derby Klasik melawan EVOS dan bukan Royal Derby melawan ONIC. Namun tetap berhasil menembus lebih dari 1,4 juta peak viewers.

Alter Ego vs RRQ Juga Masuk Lima Besar

Posisi keempat ditempati pertandingan Alter Ego vs RRQ Hoshi di Week 6 dengan 1.377.856 peak viewers. Pertandingan ini merupakan salah satu laga ketat yang dijalani RRQ pada periode sulit mereka di pertengahan musim.

RRQ mampu membawa Alter Ego hingga game ketiga, tetapi akhirnya harus menerima kekalahan 1-2. Week 6 sendiri menjadi pekan yang cukup unik bagi Hoshi. Dua pertandingan mereka sama-sama berakhir dengan skor 1-2. Artinya, RRQ masih mampu memberikan perlawanan dan mengambil game, tetapi kesulitan menutup seri.

Laga melawan Alter Ego menjadi salah satu contohnya. Dan meski hasilnya kembali berakhir dengan kekalahan, pertandingan tersebut tetap menjadi salah satu yang paling banyak menarik perhatian penonton sepanjang Regular Season.

RRQ vs Dewa Muncul Lagi di Posisi Kelima

Yang mungkin paling menarik dari keseluruhan daftar ini adalah posisi kelima. RRQ Hoshi vs Dewa United kembali muncul, kali ini dari Week 6. Pertandingan tersebut mencatatkan 1.375.725 peak viewers.

Laga ini sebenarnya merupakan pertandingan yang seharusnya dimainkan lebih awal, tetapi sempat ditunda karena sejumlah pemain dan staf Dewa United harus menjalani perawatan di rumah sakit akibat infeksi virus.

Ketika akhirnya dimainkan kembali, pertandingan berjalan ketat hingga game ketiga. Dewa United keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1. Meski begitu, angka viewership pertandingan tersebut hanya sedikit di bawah laga Alter Ego vs RRQ.

Ini membuat Dewa United menjadi satu-satunya tim selain RRQ yang muncul dua kali dalam daftar lima pertandingan dengan peak viewers tertinggi Season 18.

Lima Pertandingan Terbesar, Semuanya Ada RRQ

Kalau disusun kembali, lima pertandingan dengan peak viewers tertinggi Regular Season MPL ID Season 18 adalah:

  1. ONIC vs RRQ Hoshi — 1.622.338

  2. RRQ Hoshi vs EVOS — 1.484.629

  3. RRQ Hoshi vs Dewa United — 1.430.079

  4. Alter Ego vs RRQ Hoshi — 1.377.856

  5. RRQ Hoshi vs Dewa United — 1.375.725

Dan satu hal langsung terlihat: RRQ Hoshi ada di semuanya. Lebih menariknya lagi, RRQ hanya memenangkan dua dari lima pertandingan tersebut.

RRQ menang atas EVOS dan Dewa United, tetapi kalah dari ONIC, Alter Ego, dan Dewa United pada pertemuan lainnya. Artinya, tingginya minat penonton tidak hanya muncul ketika RRQ sedang menang. Bahkan saat tim sedang menjalani musim yang sulit, pertandingan mereka tetap menjadi salah satu yang paling banyak menarik perhatian.

Hasil Kompetitif dan Daya Tarik Penonton Adalah Dua Hal Berbeda

Season 18 menjadi contoh yang cukup jelas bahwa performa kompetitif dan daya tarik penonton tidak selalu berjalan searah. Secara hasil, RRQ Hoshi gagal mencapai playoff. Mereka mengalami musim yang penuh inkonsistensi, beberapa rentetan kekalahan, dan cukup banyak pertandingan yang berakhir tipis tetapi tetap tidak menghasilkan kemenangan.

Namun dari sisi penonton, RRQ tetap berada di pusat perhatian. Data Esports Charts menunjukkan bahwa kelima pertandingan dengan peak viewers tertinggi sepanjang Regular Season melibatkan Hoshi.

Tentu saja, angka ini sendiri belum cukup untuk langsung menyimpulkan siapa tim dengan fanbase terbesar atau siapa tim paling populer secara keseluruhan.

Namun satu hal cukup jelas. Ketika RRQ bermain, banyak orang masih ingin menonton. Entah untuk mendukung. Entah untuk melihat mereka kalah. Atau mungkin sekadar ingin tahu drama apa lagi yang akan terjadi minggu itu.

Apa pun alasannya, Season 18 menunjukkan bahwa meskipun perjalanan kompetitif RRQ Hoshi berhenti sebelum playoff, daya tarik mereka di mata penonton masih sangat besar.