PUBG MobileApr 01, 2026

Lewati Perjalanan Berat, RRQ Ryu Lolos ke PMGO - SEA Finals

Kalau kita ngomongin perjalanan tim di turnamen PUBG Mobile, biasanya ada dua tipe: yang konsisten dari awal… dan yang “nabung chaos” buat meledak di akhir. RRQ RYU? Jelas masuk kategori kedua.

PMPL ID Spring 2026 jadi panggung yang cukup brutal. Formatnya panjang, penuh tekanan, dan honestly… gampang banget buat kepleset kalau performa naik turun.


Format Turnamen: Panjang, Padat, dan Melelahkan

Turnamen ini berjalan dari 27 Februari sampai 15 Maret 2026 untuk fase league. Total ada 24 tim yang ikut:

  • 9 tim undangan langsung
  • 15 tim dari PMNC ID Spring 2026

Selama 3 minggu, setiap tim harus menjalani:

  • 3 matchday per minggu
  • 6 match per matchday
  • Total 54 match

Yes, ini bukan sprint. Ini marathon.

Setiap tim mengumpulkan poin berdasarkan ranking mingguan, dan top 16 tim lanjut ke Grand Finals yang digelar di Surabaya (Grand City Convention Hall) tanggal 27–29 Maret 2026.


Performa RRQ RYU di League: Pelan Tapi Pasti

Kalau lihat hasil league, RRQ RYU bukan tim yang langsung kelihatan “wah gila ini kandidat juara”.

Mereka finish di posisi 5 besar dengan 19 poin, hasil dari:

  • Week 1: 2 poin
  • Week 2: 8 poin
  • Week 3: 9 poin

Artinya?
Mereka literally naik pelan-pelan.

Sementara tim lain kayak VOIN Esports langsung ngebut dari awal, RRQ RYU lebih kayak… mesin diesel. Lama panas, tapi stabil.


Grand Finals: Tempat Semua Drama Terjadi

Masuk ke Grand Finals, semua di-reset tapi tetap ada headstart points dari league.

Total ada 19 match yang dimainkan. Dan di sinilah cerita RRQ RYU jadi menarik.


Game Awal: Konsisten, Tapi Belum “Nendang”

Di beberapa game awal, performa RRQ RYU bisa dibilang cukup aman:

  • Game 1: #4 (8 kill)
  • Game 2: #3 (7 kill)
  • Game 5: #5 (7 kill)

Mereka sering masuk top 5, tapi belum ada momen yang benar-benar “pecah”.

Masalahnya di PUBG Mobile, konsisten doang kadang nggak cukup. Lo butuh satu-dua game gila buat dorong poin.


Mid Game: Roller Coaster Dimulai

Masuk ke tengah-tengah match:

  • Game 6: #9 (10 kill) → kill banyak, placement nanggung
  • Game 7: #15 (3 kill) → jatuh
  • Game 10: #15 (2 kill) → jatuh lagi

Ini fase yang bikin deg-degan.

Kadang mereka agresif dan dapat kill banyak, tapi positioning kurang aman. Kadang malah langsung tumbang di early-mid game.

Singkatnya: inconsistent chaos.


Turning Point: Game 16 — BOOM!

Kalau harus pilih satu momen paling penting… jelas Game 16.

  • #1 (Winner Winner Chicken Dinner) + 12 kill

Ini bukan cuma win. Ini statement.

Setelah sebelumnya naik turun, RRQ RYU akhirnya dapet momentum besar.
Dan di PUBG Mobile, satu chicken dinner di late game bisa ngubah segalanya.


Late Game: Tutup dengan Solid

Setelah kemenangan itu, mereka tetap berusaha stabil:

  • Game 19: #5 (10 kill)

Bukan performa paling gila, tapi cukup buat ngejaga posisi di klasemen akhir.


Hasil Akhir: RRQ RYU di Top 4

Akhirnya, RRQ RYU finish di posisi:

4th Place — PMPL ID Spring 2026

Top 5 keseluruhan:

  1. Team Pandum
  2. Pangeran McJoe
  3. Bigetron by Vitality
  4. RRQ RYU
  5. VOIN Esports

Kesimpulan: Tim yang Tahu Kapan Harus “Nyalain Mesin”

RRQ RYU mungkin bukan tim paling dominan dari awal. Tapi mereka nunjukin satu hal penting:

- Mereka tahu cara bertahan di format panjang
- Mereka bisa bangkit di momen krusial
- Dan mereka punya potensi “meledak” kapan saja

Kalau di league mereka kelihatan biasa aja… di Grand Finals mereka buktiin bahwa mereka masih tim yang harus ditakuti.

Dan jujur aja—kalau mereka bisa lebih konsisten di mid game?
Top 3 bahkan juara itu bukan hal yang mustahil.


Tambahan Penting: RRQ RYU Lolos ke PMGO 2026

Meski finish di posisi 4 besar, RRQ RYU tetap berhasil mengamankan slot ke turnamen internasional.

Top 5 tim dari PMPL ID Spring 2026 lolos ke
PUBG Mobile Global Open 2026 Season 1 – Southeast Asia Finals

Artinya:

  • RRQ RYU bakal lanjut ke stage regional Asia Tenggara
  • Berhadapan dengan tim-tim terbaik dari negara lain
  • Dan punya peluang untuk naik ke Main Event global

Jadi meskipun RRQ RYU bukan juara di Indonesia, mereka masih “in the race” untuk:

  • Jadi tim terbaik Asia Tenggara
  • Bahkan tembus ke panggung dunia

Bigger Picture: Potensi itu Nyata

Kalau kita lihat dari performa mereka:

  • League: naik perlahan
  • Grand Finals: sempat chaos tapi ada peak tinggi (Game 16)
  • Hasil akhir: Top 4 + lolos PMGO

Ini bukan cerita “hampir juara”. Ini cerita tim yang pantang menyerah meski dengan segala keterbatasan dan tantangan, yang punya potensi besar.


Kalau mereka bisa:

  • rapihin konsistensi mid-game
  • dan tetap jaga momentum late-game

SEA Finals bisa jadi tempat mereka benar-benar “unlock full potential”.