FREE FIREMar 17, 2025

Mengsedih… RRQ Kazu Gagal Juara di Pre-Season FFWS SEA 2025 Clash Squad

Setelah sukses jadi juara di mode Battle Royale di Free Fire World Series (FFWS) SEA 2025 Pre-Season, RRQ Kazu balik lagi buat tanding di mode Clash Squad pada 15-16 Maret 2025. Sayangnya, kali ini mereka harus puas finis di posisi 3rd-4th place setelah melewati duel sengit lawan tim-tim terbaik Asia Tenggara.

Mode Clash Squad ini beda dari Battle Royale. Formatnya 4v4, karena setiap ronde lebih cepat dan butuh strategi jitu buat menang. Kerja sama tim jadi kunci utama buat bisa nguasain pertandingan. Nah, di FFWS SEA 2025 Pre-Season ini, ada tambahan aturan Ban Skill Pemain. Artinya, tiap tim bisa ngeblokir satu skill karakter dari lawan, jadi makin seru dan penuh strategi!

Turnamen ini juga ngenalin format baru yang bikin makin seru. Setiap pemain dalam tim harus pakai skill karakter yang beda, jadi nggak bisa asal pilih. Terus, ada aturan Poin Eliminasi di Game Terakhir yang bikin pertandingan makin nggak bisa diprediksi. Poin di game terakhir bakal dikalikan, jadi siapa aja bisa ngejar ketinggalan di detik-detik terakhir. Di babak Champion Rush, tim pertama yang nyentuh 80 poin dan dapet Booyah langsung jadi juara. Kalau nggak ada yang nyampe 80 poin, pemenangnya ditentukan dari tim dengan skor tertinggi setelah 8 match. Selain Battle Royale, format Clash Squad juga jadi ajang pembuktian buat tim-tim kuat di Asia Tenggara.

Di Clash Squad, RRQ Kazu harus berjuang dari single elimination bracket melawan 7 tim lainnya yang juga ikut serta di mode Battle Royale. Di babak perempat final, RRQ Kazu berhasil mengalahkan Todak dengan skor 2-1. Mereka tampil agresif banget dan berhasil unggul di duel jarak dekat. Sayangnya, di semifinal mereka ketemu ONIC Olympus, salah satu tim paling kuat di turnamen ini. Pertandingan berlangsung sengit, tapi RRQ Kazu harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 1-2. Alhasil, mereka harus puas di posisi 3rd-4th place bareng WAG.

Team Falcons keluar sebagai juara setelah tampil superior sepanjang turnamen. Mereka ngalahin WAG di perempat final, terus menang telak lawan ONIC Olympus di grand final dengan skor 3-0. Kemenangan ini bikin mereka bawa pulang hadiah utama sebesar $8,000. Selain itu, pemain mereka, LIMIT, juga dinobatkan sebagai MVP dan dapet bonus $500.

Buat peringkat akhirnya, Team Falcons ada di posisi pertama dengan hadiah $8,000, diikuti ONIC Olympus yang dapet $4,000. RRQ Kazu dan WAG berbagi posisi ketiga dan keempat dengan masing-masing dapet $2,000. Sementara itu, Todak, HUA Esports, Twisted Minds, dan Buriram United Esports harus puas di posisi 5-8 dan masing-masing dapet $1,000.

Walaupun nggak berhasil jadi juara di mode Clash Squad, RRQ Kazu tetep tampil solid dan menunjukkan kalau mereka masih salah satu tim terbaik di Asia Tenggara. Hasil ini jadi bekal berharga buat mereka sebelum tampil di FFWS SEA 2025 Spring yang bakal digelar bulan April nanti. Perjalanan masih panjang, dan kita bakal terus pantengin apakah RRQ Kazu bisa kembali mendominasi di turnamen mendatang!