Mobile Legends: Bang BangOct 19, 2026

MPL ID & MY S18 Berakhir: RRQ Hoshi Tutup Musim dengan Kemenangan, RRQ Tora Gagal Lolos Playoff

Perjalanan RRQ Hoshi dan RRQ Tora di MPL Season 18 akhirnya selesai. Untuk RRQ Hoshi, Week 9 ditutup dengan satu kekalahan dan satu kemenangan. Sang Raja kalah tipis 1-2 dari NAVI, sebelum menutup Regular Season dengan kemenangan 2-1 atas Geek Fam.

Sementara di MPL Malaysia, RRQ Tora harus mengakhiri musim dengan kekalahan 0-2 dari Bigetron MY by Vitality. Hasil tersebut sekaligus menutup peluang playoff yang sebelumnya memang sudah sangat tipis.

Season 18 bukan musim yang mudah untuk kedua tim. Namun setidaknya, Hoshi masih berhasil memberikan satu kemenangan terakhir sebelum musim benar-benar berakhir.

RRQ Hoshi Kalah Tipis dari NAVI

RRQ Hoshi membuka Week 9 dengan menghadapi NAVI. Meski peluang playoff sudah tertutup sejak Week 8, pertandingan ini tetap menjadi kesempatan bagi Hoshi untuk memperbaiki hasil di penghujung musim.

RRQ sempat membuka seri dengan memenangkan game pertama. Sayangnya, NAVI berhasil bangkit pada dua game berikutnya dan menutup pertandingan dengan skor 2-1. Hasil tersebut kembali menjadi kekalahan tipis bagi Hoshi.

Sepanjang beberapa pekan terakhir, skor 1-2 memang cukup sering muncul dalam perjalanan RRQ. Mereka mampu membawa pertandingan sampai game penentuan, tetapi tidak selalu berhasil menyelesaikannya dengan kemenangan. Melawan NAVI, cerita tersebut kembali terulang. Namun Hoshi masih memiliki satu pertandingan terakhir.

Kemenangan atas Geek Fam Jadi Penutup Season 18

RRQ Hoshi memainkan pertandingan terakhir Regular Season menghadapi Geek Fam. Kali ini, pertandingan kembali berjalan hingga tiga game. Geek Fam berhasil mengambil game pertama, tetapi RRQ tidak membiarkan musim mereka berakhir begitu saja. Hoshi membalas pada game kedua sebelum akhirnya memenangkan game ketiga untuk menutup seri dengan skor 2-1.

Hasil Week 9 Hoshi pun menjadi:

  • vs NAVI — kalah 1-2
  • vs Geek Fam — menang 2-1
  • Week 9: 1 menang, 1 kalah
  • Game record: 3-3

Kemenangan ini memang tidak mengubah nasib RRQ di klasemen. Tiket playoff sudah tidak mungkin dikejar sejak pekan sebelumnya. Namun setidaknya, Hoshi berhasil menutup perjalanan Season 18 dengan sebuah kemenangan.

Setelah musim yang penuh hasil naik-turun, itu jelas menjadi penutup yang lebih baik dibanding harus mengakhiri Regular Season dengan kekalahan.

Season 18 yang Sulit untuk RRQ Hoshi

Kalau melihat perjalanan sejak Week 1, Season 18 memang tidak pernah benar-benar berjalan mulus untuk RRQ Hoshi. Mereka sempat mendapatkan kemenangan atas Dewa United di pekan pertama, tetapi kesulitan membangun momentum secara konsisten.

Ada beberapa momen positif, seperti kemenangan 2-0 atas Geek Fam di Week 3 dan kemenangan 2-1 atas EVOS pada Derby Klasik Week 7. Masalahnya, hasil-hasil tersebut terlalu sering diikuti oleh kekalahan.

Memasuki Week 8, situasi playoff sudah sangat kritis. RRQ sebenarnya masih memiliki peluang secara matematis, tetapi hanya bisa menerima maksimal satu kekalahan lagi. Dua kekalahan dari Team Liquid ID dan ONIC akhirnya menutup pintu tersebut.

Week 9 pun berubah dari perjuangan mengejar playoff menjadi kesempatan terakhir untuk menutup musim dengan hasil positif. Dan setidaknya, kemenangan atas Geek Fam berhasil memberikan itu.

RRQ Tora Jalani Pertandingan Terakhir Melawan Bigetron

Di MPL Malaysia, situasinya sedikit berbeda. RRQ Tora memasuki pertandingan terakhir melawan Bigetron MY by Vitality dengan peluang playoff yang secara teori masih belum sepenuhnya tertutup.

Namun jalannya sudah sangat sempit. Tora bukan hanya harus menang, tetapi membutuhkan kemenangan 2-0, lalu berharap Team Flash mendapatkan hasil buruk di pertandingan lainnya. Secara matematis masih mungkin. Secara realistis, skenarionya memang sudah sangat sulit untuk diharapkan.

Sayangnya, syarat pertama pun tidak berhasil terpenuhi. Bigetron MY berhasil mengalahkan RRQ Tora dengan skor 2-0, sekaligus memastikan perjalanan Tora di MPL MY Season 18 berakhir tanpa tiket playoff.

Perjalanan Tora Sempat Berubah di Tengah Musim

Hasil akhir tersebut terasa cukup berat jika melihat bagaimana Tora memulai musim. Mereka mengawali MPL MY Season 18 dengan lima kekalahan match beruntun. Bahkan dalam enam game pertama, Tora belum berhasil mendapatkan satu kemenangan game pun.

Perlahan, situasinya mulai berubah. Week 3 menjadi titik ketika Tora mulai mampu membawa pertandingan hingga game ketiga. Week 4 kemudian menghadirkan kemenangan match pertama mereka saat mengalahkan Selangor Red Giants 2-1.

Pada Week 5, Tora bahkan mendapatkan clean sweep pertama musim ini dengan mengalahkan Team Flash 2-0. Mereka juga sempat mengalahkan AC Esports 2-1 setelah jeda MPL MY. Jadi dibandingkan awal musim, Tora sebenarnya menunjukkan perkembangan.

Namun start yang terlalu berat membuat ruang untuk mengejar semakin sempit. Ketika kemenangan akhirnya mulai datang, margin kesalahan sudah hampir habis. Pada akhirnya, tiga kemenangan sepanjang Regular Season belum cukup untuk membawa mereka ke enam besar.

Dua Tim RRQ Sama-Sama Gagal ke Playoff

Dengan selesainya Regular Season di Indonesia dan Malaysia, Season 18 berakhir dengan hasil yang tidak sesuai harapan untuk dua tim RRQ. RRQ Hoshi gagal lolos ke playoff MPL ID Season 18. RRQ Tora juga gagal lolos ke playoff MPL MY Season 18.

Namun perjalanan keduanya terasa berbeda. Hoshi sempat berkali-kali terlihat dekat dengan momentum. Mereka bisa mengambil game dari banyak lawan, beberapa kali memaksa pertandingan hingga game ketiga, dan mendapatkan beberapa kemenangan penting. 

Masalahnya adalah konsistensi. Terlalu banyak pertandingan yang berakhir dengan skor tipis tetapi tetap menghasilkan kekalahan.

Tora menghadapi masalah berbeda. Mereka memulai musim dari posisi yang sangat berat dengan lima kekalahan beruntun, lalu baru mulai menemukan kemenangan ketika kompetisi sudah berjalan cukup jauh. Mereka sempat memberikan tanda-tanda kebangkitan, tetapi jarak yang harus dikejar akhirnya terlalu besar.

Season 18 Selesai, Evaluasi Dimulai

Kedua tim gagal mencapai playoff. Namun Regular Season juga memberikan cukup banyak bahan untuk dievaluasi.

Untuk Hoshi, pertanyaan utamanya adalah bagaimana mengubah pertandingan-pertandingan ketat menjadi kemenangan dan bagaimana membangun konsistensi dari satu pekan ke pekan berikutnya.

Untuk Tora, evaluasinya bisa dimulai dari bagaimana menghindari start buruk seperti yang terjadi di awal Season 18, sehingga tim tidak harus mengejar terlalu jauh ketika performa mulai membaik.

Yang jelas, perjalanan Season 18 sudah selesai. RRQ Hoshi menutupnya dengan kemenangan atas Geek Fam. RRQ Tora harus mengakhiri musim dengan kekalahan dari Bigetron MY.

Bukan akhir yang diharapkan, tetapi sekarang fokusnya sudah bergeser. Bukan lagi soal mengejar playoff Season 18, melainkan bagaimana kembali lebih kuat di musim berikutnya.