Mobile Legends: Bang BangMay 25, 2026

MPL MY S17 W8: Bikin Deg-Degan, RRQ Tora Lolos Playoffs!

Regular Season MPL MY Season 17 akhirnya resmi sampai di minggu terakhir. Buat RRQ Tora, Week 8 ini jadi pekan yang super penting, karena posisi mereka belum benar-benar aman untuk lolos ke Playoffs.

Dan hasilnya? Campur aduk banget.

Di satu sisi, Tora berhasil menang 2-0 atas Team Rey, tim papan atas yang sebelumnya ada di posisi ketiga klasemen Week 7. Tapi di sisi lain, mereka justru harus kalah dari AC Esports, tim yang sebelumnya berada di posisi ketujuh.

Aneh? Iya.
Mengejutkan? Lumayan.
Tapi yang paling penting: RRQ Tora tetap lolos ke Playoffs.


Day 1: RRQ Tora Tumbangkan Team Rey 2-0

Pada 22 Mei 2026, RRQ Tora membuka Week 8 dengan menghadapi Team Rey. Di atas kertas, ini bukan lawan mudah. Team Rey datang sebagai salah satu tim papan atas, dan mereka punya modal kuat sepanjang Regular Season.

Tapi justru di sinilah Tora tampil mengejutkan.

Mereka berhasil menang 2-0.

Bukan cuma menang, tapi menang dengan cara yang cukup dramatis.


Game 1: Kalah Kill, Tapi Menang Objektif

Game pertama langsung panas sejak awal.

Belum sampai 3 menit pertandingan berjalan, Tora sudah mengantongi 3 kill, sementara Team Rey baru mendapat 1 kill. Dari sisi gold, Tora juga langsung unggul cukup jauh dengan +1,7K Gold Difference.

Namun Team Rey bukan tim yang gampang ditekan.

Di menit 5, mereka berhasil membalikkan momentum lewat teamfight bagus di sekitar Turtle. Skor kill berubah menjadi 5-4 untuk Team Rey. Dari sini, pertandingan mulai terasa lebih liar.

Masuk menit 10, game memang sedikit lebih “tenang”, tapi tetap agresif dari kedua tim. Team Rey unggul kill 8-6, namun Tora masih unggul gold +1,6K karena mereka lebih baik dalam mengamankan objektif seperti Turtle.

Masalahnya, setelah itu Team Rey sempat mengambil alih permainan. Mereka mulai terlihat lebih nyaman dan perlahan memegang kendali.

Tapi satu teamfight besar di menit 15 mengubah segalanya.

RRQ Tora berhasil menumbangkan 4 pemain Team Rey. Momen itu langsung dimanfaatkan dengan sangat baik. Tidak lama setelahnya, tepatnya di menit 15:37, Tora mengakhiri game pertama.

Menariknya, skor kill akhir masih 11-12 untuk Team Rey. Tapi Tora unggul gold +3,3K.

Ini jadi contoh klasik: kill boleh kalah, tapi kalau objektif lebih rapi, game tetap bisa jadi milik kita.


Game 2: Lord Steal Gary Jadi Momen Kunci

Game kedua dimulai lebih kalem dibanding game pertama.

Di menit 5, baru ada 1 kill dari Team Rey. Namun Tora tetap unggul tipis dari sisi gold, meski masih di bawah 1K.

Masuk mid game, tempo pertandingan mulai naik. Skor kill menjadi 3-3, tapi RRQ Tora masih memimpin dengan +2,1K Gold Difference.

Sayangnya, mid game agak kacau untuk Tora. Team Rey mampu mencuri momentum dan membalikkan keadaan.

Di menit 16:

  • Team Rey unggul kill 9-6
  • Team Rey unggul gold +1,9K

Pada titik ini, Team Rey terlihat seperti akan mengambil game kedua. Mereka cukup rapi menjaga keunggulan dan membuat Tora berada di posisi tertekan.

Namun, momen besar datang di menit 18.

Gary berhasil mencuri Lord untuk RRQ Tora. Di saat yang hampir bersamaan, Widy juga berhasil menumbangkan Loleal, gold laner Team Rey yang menjadi salah satu pemain penting mereka.

Satu momen, dua keuntungan besar.

Menjelang akhir menit 19, Tora kembali memanfaatkan peluang dengan membunuh 2 pemain Team Rey. Dari situ, mereka mulai masuk lebih dalam ke wilayah lawan dan menekan base Team Rey.

Team Rey jelas bukan lawan sembarangan. Mereka tetap memberi perlawanan keras sampai akhir. Tapi kali ini, Tora bermain lebih tenang, lebih rapi, dan lebih berani mengambil momen.

Pada menit 22, RRQ Tora menutup game kedua dengan skor kill 14-12.

Skor akhir: RRQ Tora menang 2-0 atas Team Rey.

Kemenangan ini sangat penting, bukan cuma untuk klasemen, tapi juga untuk mental. Setelah beberapa minggu penuh hasil buruk, Tora akhirnya menunjukkan bahwa mereka masih bisa mengalahkan tim papan atas.


Day 3: Kalah dari AC Esports, Ceritanya Jadi Aneh Lagi

Setelah menang atas Team Rey, RRQ Tora seharusnya punya momentum bagus saat menghadapi AC Esports pada 24 Mei 2026.

Apalagi AC Esports sebelumnya ada di papan bawah. Secara teori, ini harusnya jadi kesempatan Tora untuk menutup Regular Season dengan lebih manis.

Tapi ya… MPL memang suka bercanda dengan cara yang menyakitkan.

RRQ Tora justru kalah dari AC Esports.


Game 1: AC Esports Langsung Ambil Kontrol

Game pertama berjalan berat untuk Tora sejak early game.

Dalam 5 menit pertama, AC Esports sudah unggul:

  • Kill 3-2
  • Gold Difference +1,3K

Tora masih bisa mengikuti di awal, tapi AC Esports perlahan memperbesar tekanan.

Masuk menit 10, jaraknya semakin jauh:

  • Kill 8-4 untuk AC Esports
  • Gold Difference +6,7K

Di titik ini, Tora sudah kesulitan keluar dari tekanan. AC Esports bermain lebih rapi, lebih cepat mengambil momentum, dan tidak memberi banyak ruang untuk Tora melakukan comeback.

Akhirnya, AC Esports menutup game pertama di menit 16:22 dengan skor kill 18-8 dan Gold Difference +8K.


Game 2: Tora Masih Belum Bisa Lepas dari Tekanan

Game kedua sebenarnya sedikit lebih baik untuk RRQ Tora, setidaknya dari usaha awalnya. Namun, AC Esports tetap memimpin sejak early game.

Di menit 5:

  • AC Esports unggul kill 5-3
  • Gold Difference +815

Jaraknya belum terlalu jauh, tapi AC Esports terlihat lebih nyaman mengatur permainan.

Masuk menit 10, gap mulai makin berbahaya:

  • Kill 13-5 untuk AC Esports
  • Gold Difference +3,2K

RRQ Tora terlihat kesulitan mematahkan dominasi AC Esports. Rotasi mereka dibaca, resource mereka dikuras, dan ruang gerak mereka terus dipersempit.

Game kedua pun selesai cepat di menit 11:44. AC Esports menang dengan skor kill 19-6 dan Gold Difference +6,3K.

Berdasarkan catatan game yang tersedia, dua game ini menjadi gambaran utama kekalahan Tora dari AC Esports di Week 8.


Week 8 Tora: Bisa Kalahkan Tim Kuat, Tapi Tumbang dari Tim Bawah

Inilah bagian paling “RRQ Tora banget” di Regular Season ini.

Mereka bisa menang 2-0 atas Team Rey, tim papan atas yang sebelumnya ada di peringkat ketiga. Tapi mereka justru kalah dari AC Esports, tim yang sebelumnya berada di peringkat ketujuh.

Secara kualitas, Tora jelas punya potensi. Kemenangan atas Team Rey membuktikan itu. Mereka bisa bermain objektif, bisa memanfaatkan Lord steal, bisa menang di momen krusial, dan bisa mengalahkan tim kuat.

Tapi kekalahan dari AC Esports juga menunjukkan masalah yang sama dari minggu-minggu sebelumnya: konsistensi masih jadi PR besar.

Tora bisa terlihat sangat rapi di satu match, lalu terlihat kesulitan total di match berikutnya.


Final Standing: RRQ Tora Finish di Posisi 6

Terlepas dari hasil yang naik-turun, RRQ Tora akhirnya tetap berhasil mengamankan tiket ke Playoffs.

Mereka mengakhiri Regular Season MPL MY S17 di posisi ke-6 dengan rekor 6 menang dan 8 kalah.

Berikut final standing MPL MY S17 Regular Season:

  1. Selangor Red Giants: 12-2
  2. Invictus Gaming: 9-5
  3. Team Vamos: 9-5
  4. Team Rey: 8-6
  5. Bigetron MY: 6-8
  6. RRQ Tora: 6-8
  7. AC Esports: 5-9
  8. Team Flash: 1-13

Posisi keenam memang bukan hasil paling ideal. Apalagi Tora sempat membuka musim dengan sangat kuat. Tapi dalam kondisi lose streak panjang dan tekanan besar di papan bawah, lolos ke Playoffs tetap jadi hasil yang penting.

Minimal, perjalanan mereka belum selesai.


Playoffs: Langsung Hidup atau Mati Lawan Team Vamos

Tantangan berikutnya jelas tidak mudah.

Pada 3 Juni 2026, RRQ Tora akan menghadapi Team Vamos di babak Play-ins. Ini bukan sekadar match biasa, karena formatnya sudah sangat kejam:

Menang lanjut. Kalah pulang.

Jika RRQ Tora berhasil mengalahkan Team Vamos, mereka akan lanjut menghadapi Invictus Gaming di Upper Bracket Semifinals pada 4 Juni 2026.

Namun jika kalah, perjalanan mereka di MPL MY S17 akan langsung berakhir.

Tidak ada banyak ruang untuk eksperimen. Tidak ada waktu untuk “nanti diperbaiki”. Semua harus langsung jadi.


Penutup: Tora Lolos, Tapi Perjuangan Sebenarnya Baru Mulai

Regular Season RRQ Tora di MPL MY S17 bisa dibilang penuh naik-turun.

Mereka sempat terlihat sangat kuat di awal musim. Lalu masuk ke periode buruk dengan lose streak panjang. Setelah itu, mereka sempat memberi harapan lagi dengan kemenangan atas Team Rey, sebelum kembali membuat fans garuk-garuk kepala lewat kekalahan dari AC Esports.

Tapi itulah posisi Tora sekarang: tim dengan potensi besar, tapi masih harus membuktikan konsistensi.

Playoffs akan jadi panggung yang jauh lebih keras. Dan lawan pertama mereka, Team Vamos, bukan lawan yang bisa dianggap enteng.

Sekarang, semua reset.

Tidak peduli finish posisi enam.
Tidak peduli rekor 6-8.
Tidak peduli perjalanan Regular Season seaneh apa.

Yang penting cuma satu:

RRQ Tora masih hidup.