generalApr 22, 2026

Perjalanan H3RO Esports 6.0 dari Perspektif RRQ

Buat RRQ, membangun masa depan esports itu bukan cuma soal menang di panggung utama, tapi juga soal siapa yang akan berdiri di sana berikutnya. Itulah kenapa RRQ kembali terlibat dalam H3RO Esports 6.0 bersama Tri, sebuah program yang dalam beberapa tahun terakhir sudah berkembang jauh dari sekadar turnamen—menjadi jalur nyata bagi talenta muda untuk naik level.

Sepanjang perjalanan H3RO Esports, puluhan ribu pemain dari seluruh Indonesia sudah ikut serta, dan di edisi 6.0 ini saja ada 2.786 rookie terverifikasi yang mencoba membuktikan diri. Dari ribuan itu, prosesnya panjang dan tidak main-main—mulai dari turnamen awal, berbagai tes kemampuan, sampai penilaian langsung oleh tim profesional seperti RRQ dan HFX.

“Dari sisi kami, yang menarik bukan cuma hasil akhirnya, tapi bagaimana proses ini benar-benar dirancang untuk melihat potensi secara menyeluruh. Bukan hanya soal mekanik di dalam game, tapi juga cara berpikir, daya tahan, sampai kesiapan mental. Bahkan, pendekatan berbasis data seperti penggunaan AI (CoachGPT berbasis ChatGPT) ikut jadi referensi tambahan dalam proses evaluasi—membantu kami melihat hal-hal yang mungkin tidak selalu terlihat di scrim atau match biasa.” Kata Wilbert Marco, Head of Team Operations di RRQ.

Pada akhirnya, hanya segelintir pemain yang berhasil lolos sampai tahap akhir dan masuk ke lingkungan profesional. Mereka menjalani scrimmage intensif, sesi psikotes, hingga pelatihan langsung di gaming house, termasuk bersama tim RRQ. Di fase ini, perbedaan antara “jago main” dan “siap jadi pro player” mulai benar-benar terlihat.

Kami juga melihat dampak nyata dari ekosistem seperti ini. Beberapa talenta yang lahir dari jalur H3RO sudah berkontribusi di level nasional bahkan internasional, termasuk di ajang seperti IESF World Esports Championship. Ini jadi bukti bahwa kalau jalurnya jelas dan pembinaannya serius, potensi pemain Indonesia memang tidak kalah.

Dari sisi industri, kolaborasi seperti ini penting. Dengan dukungan berbagai pihak—mulai dari organisasi seperti PBESI dan AVGI, platform seperti Garudaku, hingga partner media dan komunitas—ekosistemnya jadi lebih solid. Dan buat RRQ, bisa jadi bagian dari proses ini adalah sesuatu yang sejalan dengan misi kami: bukan cuma jadi yang terbaik, tapi juga ikut membangun generasi berikutnya.

H3RO Esports 6.0 sendiri ditutup dengan Scrimmage Showcase yang kembali menarik perhatian besar dari komunitas, dengan jutaan penonton yang mengikuti perjalanannya. Angka-angka ini memang impresif, tapi yang lebih penting adalah dampaknya—semakin banyak anak muda yang mulai melihat esports sebagai jalur yang nyata, bukan sekadar mimpi.

Ke depan, kami percaya inisiatif yang dilakukan Tri ini akan jadi fondasi penting untuk perkembangan esports Indonesia. Kami sangat mengapresiasi kerjasama ini, dan kalau melihat antusiasme yang ada sekarang, rasanya kita baru di titik awal dari perjalanan yang jauh lebih besar.