PUBG MobileSep 30, 2025
Perjalanan RRQ Ryu Berakhir Karam di PMSL SEA FALL 2025
Grand Final PMSL SEA Fall 2025 jadi ajang puncak yang mempertemukan 16 tim terbaik Asia Tenggara. Setelah melewati rangkaian panjang dari Group Stage, Super Weekend, sampai tabungan poin di League Stage, RRQ Ryu berhasil mengamankan tiket menuju panggung utama di centralwOrld Pulse, Thailand. Lewat persaingan panjang antara tim partnership dan tim hasil kualifikasi PMNC, akhirnya hanya 16 tim yang berdiri di Grand Final dan RRQ Ryu termasuk di antaranya.
Jalan Berliku Menuju Puncak
Dari awal, RRQ Ryu datang ke Grand Final dengan misi besar: membuktikan bahwa slot partnership Indonesia bukan sekadar formalitas. Namun, perjalanan mereka nggak mulus. Persaingan super ketat dengan tim-tim Thailand dan Vietnam bikin setiap ronde jadi krusial.
RRQ Ryu beberapa kali berhasil mencatat placement solid, seperti 5th di ronde awal, bahkan sempat konsisten finish di papan tengah (6th, 5th, 4th). Tapi, mereka juga harus menghadapi momen-momen berat—finish di luar top 10, bahkan sempat terdampar di 16th. Inkonsistensi ini bikin mereka sulit untuk merangsek ke papan atas klasemen.
Konsistensi di Tengah Tekanan
Kalau dilihat dari hasil ronde per ronde, performa RRQ Ryu lebih condong ke stabilitas mid-table dibanding ledakan besar. Mereka jarang sekali meraih chicken dinner, tapi tetap menjaga ritme dengan poin placement dan kill. Highlight terbesar datang dari beberapa ronde penting, ketika RRQ Ryu berhasil mengamankan posisi 4th dan 5th; momen yang sebenarnya bisa jadi turning point kalau mereka berhasil mengulanginya lebih sering.
Sayangnya, Smash Rule di hari ketiga bikin tantangan makin berat. RRQ Ryu belum cukup menemukan momentum untuk melawan dominasi tim-tim top seperti D’Xavier, Vampire Esports, dan eArena.
Hasil Akhir
Setelah 3 hari Grand Final, RRQ Ryu harus puas finish di peringkat 11 dengan 98 poin. Hasil ini menempatkan mereka di tengah-tengah papan klasemen—di depan Alter Ego Ares (91 poin) dan Todak (90 poin), tapi masih tertinggal cukup jauh dari tim-tim elite di lima besar.
Hasil Akhir Grand Final PMSL SEA Fall 2025:
1. D’Xavier (Vietnam) – 189 poin
2. Vampire Esports (Thailand) – 181 poin
3. eArena (Thailand) – 169 poin
4. Team Flash (Vietnam) – 157 poin
5. Team Secret (Vietnam) – 155 poin
6. VOIN Esports (Indonesia) – 129 poin
7. BOOM Esports (Indonesia) – 121 poin
8. Bigetron Red Villains (Indonesia) – 118 poin
9. MGN Vikings Esports (Vietnam) – 105 poin
10. HAIL Esports (Thailand) – 101 poin
11. RRQ Ryu (Indonesia) – 98 poin
12. Alter Ego Ares (Indonesia) – 91 poin
13. Todak (Malaysia) – 90 poin
14. Mixer Gang (Thailand) – 71 poin
15. HomeBois (Malaysia) – 62 poin
16. GLU Squad (Indonesia) – 44 poin
Kesimpulan
Walau belum mampu masuk top 8, RRQ Ryu tetap nunjukin mental baja di Grand Final. Dengan finish di posisi 11, mereka jadi salah satu dari 5 tim Indonesia yang berhasil tampil di panggung terbesar Asia Tenggara. Buat ke depan, performa ini bisa jadi bahan evaluasi penting untuk memperbaiki konsistensi—biar nggak cuma sekadar stabil di mid-table, tapi juga bisa bersaing rebut trofi.
Dengan hasil tersebut, RRQ juga tak berhasil mengamankan slot untuk ke kejuaraan dunia PUBG Mobile, PMGC 2025. Pasalnya, selain tak berhasil berakhir di peringkat 5 besar PMSL SEA Fall 2025, RRQ Ryu juga tidak berhasil mengumpulkan PMGC Point terbanyak – yang dikumpulkan selama 3 musim PMSL SEA sepanjang 2025.
Division



Share