Mobile Legends: Bang BangDec 22, 2025

Perjalanan RRQ Terhenti di GotF 2025

RRQ Hoshi harus mengakhiri langkahnya lebih cepat di Games of the Future 2025. Selain memang tampil kurang maksimal di fase penentuan, RRQ Hoshi juga harus berhadapan dengan tim terbaik dari Tiongkok di babak perempatfinal.

Start Kencang di Group Stage

Datang dengan roster Dyren (explaner), Idok (roamer), Sutsujin (jungler), Toyy (goldlaner), dan Rinz (midlaner), RRQ Hoshi langsung tergabung ke Group C. Grup ini jelas bukan grup santai. Isinya lintas region dan semuanya punya reputasi:

  • Team Spirit dari Rusia
  • Team Falcons dari Arab Saudi
  • The Mongolz dari Mongolia

Di atas kertas, grup ini berbahaya. Di server? RRQ justru tancap gas.

Laga pertama, RRQ tampil dominan dan menumbangkan Team Spirit dengan skor telak 2-0. Game rapi, objektif terkontrol, dan eksekusi disiplin. Lanjut ke pertandingan kedua, RRQ kembali menunjukkan mental baja saat mengalahkan Team Falcons dengan skor 2-1 lewat seri yang cukup ketat.

Dua kemenangan itu bikin RRQ langsung melaju ke Perempatfinal Playoffs, tanpa harus melewati jalur tambahan. Secara momentum, ini kelihatan seperti awal yang sangat menjanjikan.

Tembok Tiongkok Bernama DianFengYaoGuai

Sayangnya, cerita berubah saat RRQ berhadapan dengan DianFengYaoGuai di babak perempatfinal. Duel berjalan sengit, dan RRQ sempat mencuri satu game. Namun pada akhirnya, RRQ harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 1-2.

Buat yang mengikuti skena MLBB Tiongkok, kekalahan ini bukan hal memalukan. DianFengYaoGuai bukan tim sembarangan. Mereka adalah juara MLBB China Master 2025, turnamen yang juga menjadi jalur kualifikasi menuju M7 untuk Region Tiongkok.

Tidak berhenti di situ, mereka juga sebelumnya menjuarai MLBB Mid Season Cup 2025 - China Qualifier, yang merupakan tiket menuju MSC 2025 dalam rangkaian EWC 2025. Dengan track record seperti itu, DianFengYaoGuai bisa dibilang puncak kekuatan MLBB Tiongkok saat ini.

Pulang Cepat, Tapi Bukan Tanpa Arti

Perjalanan RRQ Hoshi di 2025 ini memang naik turun. Di paruh pertama tahun ini, mereka berhasil mencetak catatan yang positif di MPL Indonesia Season 15. Pasalnya, Hoshi berhasil jadi juara di babak Regular Season dengan 12x menang dan 4x kalah. Di Babak Playoff, mereka juga nyaris juara karena kalah tipis dari ONIC di partai Grand Final dengan skor 3-4.

Sayangnya, di paruh kedua tahun 2025, Hoshi seolah kehilangan sentuhan. Malapetaka berawal dari MSC 2025, di bulan Juli 2025, saat Hoshi harus tumbang di tangan SRG di babak Perempatfinal dengan skor 3-2.

Di MPL ID S16, Hoshi bahkan mencatatkan rekor terburuknya, karena gagal melaju ke babak Playoff saat berada di peringkat 7, di akhir musim.

RRQ Hoshi memang pulang lebih awal dari Games of the Future 2025. Bukan hasil yang ideal, tapi cukup memberi gambaran jelas soal area yang masih perlu dibenahi jika ingin bersaing lebih jauh di 2026 nanti.

Semoga saja, tahun 2026 nanti menjadi tahun yang lebih positif buat Hoshi ya!