Delta ForceDec 15, 2025

Perjalanan RRQx7SINS di DFIW 2025: Bertarung Sampai Akhir di Panggung Dunia

Delta Force Invitational Warfare (DFIW) 2025 jadi panggung besar yang penuh tekanan. Turnamen global ini mempertemukan tim-tim terbaik Delta Force mode Warfare PC dari berbagai region—Asia, Eropa, sampai Timur Tengah. Di tengah persaingan seketat itu, satu nama membawa bendera Merah Putih sendirian: RRQx7SINS.

Digelar pada 11–14 Desember 2025 di Cung th? thao Qu?n Ng?a, Hanoi, Vietnam, DFIW bukan sekadar turnamen. Ini adalah ujian mental, strategi, dan konsistensi, dengan total prize pool mencapai sekitar Rp3 miliar. Dan RRQx7SINS datang bukan cuma untuk numpang lewat.

Satu Wakil Indonesia, Beban yang Tidak Ringan

RRQx7SINS melangkah ke DFIW sebagai satu-satunya perwakilan Indonesia, status yang otomatis membawa ekspektasi besar. Mereka lolos ke turnamen ini setelah menjuarai Delta Force National Championship (DFNC) 2025 Season 1 kategori PC, dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas REVKCG di Grand Final yang digelar di GBK Basket Hall, Jakarta.

Modal itu membuat RRQx7SINS masuk ke Hanoi dengan kepercayaan diri, tapi juga kesadaran penuh: level internasional selalu punya cerita berbeda.

Awal yang Berat di Upper Bracket

Perjalanan RRQx7SINS dimulai di upper bracket quarterfinals, langsung menghadapi lawan berat, Teng Long. Tim asal Tiongkok ini dikenal disiplin, rapi, dan sangat kuat dalam kontrol map.

Hasilnya memang belum berpihak:

  • RRQx7SINS vs Teng Long — 0-2

Kekalahan ini memaksa RRQx7SINS turun ke lower bracket. Situasi “satu kalah langsung pulang” pun jadi kenyataan yang harus mereka hadapi.

Bangkit di Lower Bracket, Mental Juara Diuji

Turun ke lower bracket round 1, RRQx7SINS menunjukkan karakter yang berbeda. Mereka berhadapan dengan Project One, wakil Jepang yang juga dikenal solid secara mekanik.

Di laga ini, RRQx7SINS tampil lebih tenang, lebih rapi, dan jauh lebih percaya diri:

  • RRQx7SINS vs Project One — 2-0

Kemenangan ini bukan cuma soal skor. Ini pernyataan bahwa RRQx7SINS belum selesai.

Langkah Terhenti, Tapi Bukan Tanpa Perlawanan

Di lower bracket quarterfinals, RRQx7SINS kembali diuji, kali ini oleh Rapid Lofi, tuan rumah dari Vietnam yang punya dukungan penonton dan pemahaman map yang sangat kuat.

Pertandingan berlangsung ketat dan penuh tarik-ulur:

  • RRQx7SINS vs Rapid Lofi — 1-2

RRQx7SINS sempat memberi perlawanan sengit, tapi Rapid Lofi berhasil mengunci kemenangan. Dengan hasil ini, langkah RRQx7SINS di DFIW 2025 resmi terhenti.

Hasil Akhir dan Posisi RRQx7SINS

RRQx7SINS menutup DFIW 2025 di posisi:

  • Peringkat 5–6
  • Prize money: USD 13.000

Sebagai konteks, berikut gambaran posisi teratas turnamen:

Juara 1: ToxidoNxG — USD 60.000
Juara 2: Teng Long — USD 40.000
Juara 3: DNI — USD 30.000
Juara 4: Rapid Lofi — USD 24.000
Hasil ini menempatkan RRQx7SINS sejajar dengan tim-tim kuat lain yang juga gugur di fase krusial.

Lebih dari Sekadar Peringkat

Kalau dilihat di atas kertas, peringkat 5–6 mungkin terasa “nanggung”. Tapi konteksnya penting. RRQx7SINS:

- Bertanding offline melawan tim-tim terbaik dari berbagai region
- Menghadapi format BO3 double elimination
- Bermain di mode Warfare: Victory Unite, dengan 20 pemain per tim dan rotasi attacker–defender di banyak map seperti Ascencion, Cracked, Threshold, hingga Trenchlines.

Ini bukan medan yang mudah, apalagi untuk tim yang baru pertama kali membawa nama Indonesia di turnamen global Delta Force sebesar ini.

Langkah Awal untuk Perjalanan yang Lebih Panjang

Kehadiran RRQx7SINS di DFIW 2025 jadi sinyal penting: talenta esports Indonesia punya tempat di panggung dunia, bahkan di skena PC tactical shooter yang persaingannya brutal.

Hasil ini mungkin bukan podium, tapi jelas bukan akhir cerita. Justru sebaliknya—ini fondasi. Pengalaman, pelajaran, dan jam terbang internasional yang didapat di Hanoi akan jadi bekal besar untuk langkah berikutnya.

RRQx7SINS sudah membuktikan satu hal:
Indonesia bisa berdiri sejajar. Tinggal soal waktu sebelum melangkah lebih jauh.