generalNov 12, 2024

RRQ Fiel: Antara Juara, Keluarga, dan Realita

Petra "Fiel" Giovanni, atau lebih akrab disapa "Fiel," bukan sekadar nama di panggung esports. Perjalanan kariernya membentang melintang, bahkan sebelum ia terjun ke esports. Fiel pernah berprofesi sebagai guru agama di sebuah SMP, menjadi pelatih tim basket, dancer B-boy, juru masak, bahkan mencoba bisnis percetakan. Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan GGWP.ID, Fiel berbagi cerita tentang pengalamannya yang luas ini. 

“Pernah jadi guru SMP, dancer B-boy, coach basket. Pernah jadi tukang masak, jadi saudaraku punya cafe, itu yang masak aku,” kenangnya. Tak hanya itu, ia juga pernah menjalankan bisnis digital printing serta memiliki keterampilan mengedit video dan foto berkat kuliah di bidang multimedia.

Hijrah ke esports pun, perjalanan kariernya penuh liku, dari kursi pemain, lalu menjadi pelatih, hingga akhirnya beralih ke dunia konten kreator. Namun, di balik perjalanan ini ada cerita mendalam tentang tanggung jawab, keluarga, impian, dan dedikasi yang luar biasa.

Awalnya di RRQ, Fiel berkiprah sebagai pelatih untuk Hoshi dari Season 8 hingga pertengahan Season 11. Namun, sebuah momen penting dalam hidupnya mengubah segalanya. Saat anaknya lahir, ia dan istrinya memilih untuk merawat sendiri buah hatinya yang lahir dengan kondisi kesehatan yang memerlukan perhatian ekstra. Fiel memutuskan berhenti jadi coach untuk fokus membantu istrinya mengurus keluarga. Bagi Fiel, keluarganya adalah prioritas.

Namun, keinginan Fiel untuk tetap berkiprah di dunia esports tidak pernah padam. Di Season 14, Fiel hampir kembali sebagai pelatih. Sayangnya, rencana tersebut terkendala oleh keputusan manajemen yang memilih formasi dengan dua pelatih saja. Tapi ia tak patah arang. Fiel menemukan jalannya sendiri dengan menjadi konten kreator dan mengambil peran sebagai ikon dalam program RRQ Keliling Kota (RKK), acara yang menjelajahi kota-kota di Indonesia dan bertemu dengan penggemar RRQ dari berbagai penjuru.

Bagi Fiel, setiap kota dalam RKK memiliki cerita dan kesan tersendiri. Ia terkesan dengan antusiasme para penggemar di Kalimantan dan Surabaya, yang tak kenal lelah datang berbondong-bondong, bahkan dengan perjalanan panjang, untuk memberikan teriakan dan semangatnya ke tim kesayangan. Ada yang rela menempuh perjalanan hingga 12 jam atau bahkan naik kapal untuk RKK. Baginya, pengorbanan penggemar inilah yang selalu memberi arti lebih pada setiap perjalanannya dalam RKK.

Sebagai seorang konten kreator, Fiel mengerti bahwa dunia esports bersifat dinamis. Usia produktif seorang pemain atau pelatih mungkin tak lama, tetapi ia percaya konsistensi dan karakteristik kuat dapat membuat seorang mantan pemain tetap dikenal. Fiel menekankan pentingnya karakteristik yang unik dalam permainan. Contohnya, Bang Xinn yang dikenal dengan gaya bermain barbar atau Lemon yang identik dengan Kagura-nya. Menurutnya, karakter yang kuat ini akan tertanam di benak penggemar dan membantu pemain tetap dikenang, bahkan setelah pensiun.

Selain itu, Fiel melihat konsistensi sebagai kunci. Banyak pemain yang hilang dari sorotan karena tidak konsisten dalam membangun eksistensi mereka. Fiel menyarankan agar pemain-pemain muda tidak sekadar mengejar kemenangan, tetapi juga mengembangkan karakteristik unik dan terus menjaga konsistensi baik dalam performa maupun kehadiran di media sosial.

Kini, Fiel tidak banyak merencanakan masa depan. Ia menjalani hari-harinya dengan prinsip untuk selalu melakukan yang terbaik dalam setiap kesempatan yang ada. Meskipun di hatinya ia masih ingin, setidaknya sekali lagi, mengangkat trofi sebagai pelatih, ia sadar peran ikoniknya dalam RKK memiliki bobot yang tak kalah penting. Fiel melihat kedekatan dengan para penggemar sebagai kesempatan untuk menginspirasi, mengedukasi, dan terus menyebarkan semangat RRQ.