Mobile Legends: Bang BangDec 10, 2025
RRQ Hoshi Masuk Group C di Games of the Future 2025
Kabar terbaru dari skena Mobile Legends menjelang Games of the Future (GOTF) 2025 akhirnya keluar: RRQ Hoshi resmi masuk ke Group C. Mereka bakal satu grup dengan tiga tim kuat dari tiga kawasan berbeda — Team Spirit (Rusia), Team Falcons (Arab Saudi), dan The Mongolz (Mongolia).
Buat yang belum tahu formatnya, Group Stage GOTF 2025 bakal digelar pada:
- 18–20 Desember 2025
- Format double-elimination bracket
- 2 tim teratas dari tiap grup berhak melaju ke Playoffs
Dengan format yang ketat kayak gini, setiap match bakal punya bobot besar. Kesalahan kecil bisa langsung bikin posisi goyang. Tapi, peluang buat comeback juga tetap terbuka.
Roster RRQ Hoshi: Paduan Pengalaman MPL dan Nafas Baru
Jauh sebelum drawing diumumkan, RRQ Hoshi sudah bikin heboh karena akhirnya ngerilis roster untuk GOTF 2025. Mereka sebenarnya membawa delapan pemain di MPL ID S16, tapi hanya lima pemain inti yang dipilih buat tampil di turnamen ini:
- Dyren – explaner
- Idok – roamer
- Sutsujin – jungler
- Toyy – goldlaner
- Rinz – midlaner
Dari susunan pemain ini, RRQ kelihatan mau main dengan gaya cepat dan agresif, khas RRQ banget, dengan fleksibilitas yang lumayan tinggi di mid–jungle.
Untuk tim pelatih, RRQ dipimpin oleh Alfi Syahrin Nelphyana (Khezcute) yang ditemani oleh Jian Paulo “Pauuu” Munsayac. Kombinasi dua pelatih ini bisa dibilang menarik — satu punya insting lokal yang kuat, satu lagi punya sentuhan internasional.
Peserta Games of the Future MLBB 2025: Turnamen Global Rasa Panasnya SEA
GOTF MLBB tahun ini ngumpulin 16 tim dari berbagai region: Asia Tenggara, MENA, LATAM, Jepang, dan Tiongkok. Kompetisinya global, tapi warna SEA tetap paling dominan.
Beberapa tim yang ikut bertanding antara lain:
Perwakilan Indonesia
- ONIC Esports
- RRQ Hoshi
Dua raksasa ini otomatis jadi sorotan utama, apalagi dukungan fans lokal dipastikan bakal meledak.
Asia Tenggara Lainnya
- Aurora Gaming (Filipina)
- HomeBois (Malaysia)
SEA masih jadi rumah dari gameplay paling disiplin + brutal di MLBB, jadi rivalitas regional bakal kerasa banget.
Region Lainnya
- Team Spirit, Verso Time, dan Aurora (Turki) memperkuat aroma Eropa Timur.
- DianFengYaoGuai (Tiongkok) dan Zeta Division (Jepang) siap kasih gaya permainan yang lebih taktis dan unpredictable.
- Influence Rage (LATAM)
- The Mongolz (Mongolia)
Komposisinya lengkap. Dari disiplin makro ala CN–JP sampai gaya barbar LATAM, semuanya bikin GOTF jadi stage ideal buat adu gaya dan strategi.
Apa Itu Games of the Future? Turnamen Berformat “Nggak Biasa”
GOTF bukan sekadar turnamen esports. Event ini memang didesain buat “ngelawan cara lama” dan ngenalin format-format baru yang lebih fresh.
GOTF terbagi jadi tiga kategori utama:
1. Phygital Sports
Perpaduan olahraga fisik + digital.
Bayangin basket, bola, atau dance tapi dimainkan di dunia nyata dan dunia virtual secara bersamaan.
Satu pertandingan, dua arena. Konsepnya fresh dan gila, tapi justru itu yang bikin hype.
2. Esports
Ini ajang yang ditempati MLBB. Tapi ada juga beberapa game lainnya.
Turnamen besar, strategi bold, mekanik gokil — semua game bisa masuk selama punya excitement tinggi.
3. Tech Sports
Kategori untuk para penggemar teknologi tingkat tinggi.
Dari balapan drone sampai pertarungan robot, semua yang berbau masa depan ada di sini.
Penutup: Group C Bakal Jadi Ujian Sejati Buat RRQ Hoshi
Dengan drawing yang lumayan berat dan format double-elimination yang padat, perjalanan RRQ Hoshi di Group C jelas bakal jadi ujian besar. Tapi kalau kita lihat komposisi pemainnya, pengalaman pelatih, dan momentum mereka dari MPL, peluang buat melaju ke Playoffs tetap terbuka lebar.
Kini tinggal nunggu satu hal: eksekusi di stage.
Dan seperti biasa, Kingdom pasti siap ngegas dukungan penuh.
Division



Share