Delta ForceApr 13, 2026

RRQ Juara DFNC Season 2, Lanjutkan Dominasi Sejak 2025

Kalau tahun lalu masih bisa dibilang “wow, RRQ lagi panas”, sekarang udah beda cerita.

Sekarang lebih cocok disebut: ini udah dinasti. Turnamen Delta Force National Championship (DFNC) Season 2 – PC Warfare resmi berakhir pada 12 April 2026. Dan seperti yang mungkin sudah bisa ditebak… RRQ kembali keluar sebagai juara.

Bukan cuma juara biasa. Tapi juara dengan cara yang hampir terasa unfair.


Dari 2025 ke 2026: Konsisten di Puncak

Biar konteksnya jelas—ini bukan kemenangan pertama.

Di DFNC Season 1 (2025), RRQ juga keluar sebagai juara. Bahkan nggak setengah-setengah, mereka:

  • Juara PC 
  • Juara Mobile

Sekali lagi: dua platform, satu nama—RRQ.

Dan sekarang di 2026? Mereka mempertahankan gelar di PC Warfare.

Artinya, ini bukan sekadar performa bagus sesaat. Ini bukti kalau sistem, roster, dan cara main mereka memang ada di level yang berbeda.

Buat yang belum tahu, dulu di 2025, DFNC dibagi jadi 2 kategori PC dan Mobile. Tapi sekarang di 2026, DFNC dibagi jadi 4 kategori, yaitu: 

  • PC Warfare
  • PC Operation
  • Mobile Warfare
  • Mobile Operation

Season 2: Clean Sweep Tanpa Ampun

Di DFNC Season 2 (PC Warfare), RRQ benar-benar nggak kasih ruang buat drama.

Semua match disapu bersih:

  • Quarterfinal: RRQ vs CUEK → 2-0
  • Semifinal: RRQ vs Shadow Toxido → 2-0
  • Grand Final: RRQ vs VALHALLA → 2-0

Nggak ada game ketiga. Nggak ada momen “hampir kalah”. Kalau ini film, ini tipe film yang villain-nya terlalu OP sampai penonton bingung siapa yang bisa ngalahin dia.

Di match perebutan tempat ketiga, Shadow Toxido berhasil menang 2-1 atas ONIC.


Hadiah + Tiket Internasional

Dengan kemenangan ini, RRQ membawa pulang:

  • Rp20 juta prize pool
  • Tiket ke Pan-Pacific Warfare Cup 2026

Dan jujur aja, ini mungkin baru awal. Karena dominasi di Indonesia itu satu hal. Tapi sekarang mereka bakal dites di level yang lebih besar.


Roster RRQ Delta Force

Buat yang belum tau, roster satu tim di Delta Force itu jumlahnya segambreng. Beda kayak kebanyakan game esports lainnya. 

Berikut ini adalah daftar nama pemain dan coaching staff dari RRQ Delta Force:

Staff:

  • SnowyBun -- Pascal Setya Kusuma(Analyst)
  • Sebb -- Sebastian Bayu Alfadhil (Manager)

Players:

  • Xsinala -- Muhamad Ghiazibril Al-Ghifari
  • Ripxtra -- Muhammad Rifqi Putra Alam
  • Popey -- Irfan Alauddin
  • v4xa -- Faisal Abdurachman
  • Moze -- Zaid Alfarisi
  • Bujenk -- Rizky Nugraha
  • Ragnarson -- Muhamad Sony Adipura
  • Lerraf -- Farrel Arghya Tito Prayoga
  • Delza -- Daffa El-Makky Diouf
  • Talavanya -- Muhammad Adhib Kurniawan
  • Havier -- Nicola Zavier Ramadhan
  • Shoot0y -- Essa Keanu Prakasa
  • Jessica -- Eriko Kristian Martin
  • Guts -- RD. Hariangkancana Wargahadibrata
  • MouZaa -- Muhamad Fitroh Farhani
  • Marv -- Marvinsen Junilius Handrean
  • wutang -- Keisar Rafif
  • eLegant --Abdillah Ilhaq
  • Arixaa -- Muh Farhan Dwi Aditiya Putra
  • AGREATCHAOS -- Bakti Subarnas
  • somplak -- Rialto Ristofani
  • Crouzer -- Melkisedek Febryanto Subandi
  • Vandal9DHM -- Irham Fikri

Kompetisi Ketat, Tapi RRQ di Level Lain

Nama-nama seperti ONIC, VALHALLA, EVOS x HVFN, dan Shadow Toxido jelas bukan tim sembarangan. Tapi sepanjang turnamen, RRQ terlihat seperti tim yang:

  • Lebih siap
  • Lebih disiplin
  • Dan yang paling penting: lebih ngerti cara menang

Mereka bukan cuma jago aim. Mereka ngerti tempo, positioning, dan kapan harus ngegas atau nahan.


Menuju Pan-Pacific: Ujian Sebenarnya

Dengan tiket ke Pan-Pacific Warfare Cup 2026, RRQ sekarang masuk fase baru.

Di sini, mereka nggak lagi jadi “yang paling kuat di Indonesia”. Mereka jadi salah satu dari banyak tim kuat.

Dan di sinilah kita bakal lihat: Apakah dominasi ini bisa naik level ke tingkat regional.