generalJan 07, 2026

RRQ Kenalkan Satu Tim Baru untuk TFT Buat EWC

RRQ resmi buka babak baru di scene Asia Teamfight Tactics. Bukan cuma ganti halaman, tapi langsung ganti satu roster penuh. Targetnya jelas dan nggak kecil: tampil konsisten di berbagai turnamen Asia, lalu ngejar tiket ke Esports World Cup (EWC) tahun ini.

Yang bikin menarik, roster ini diisi talenta Vietnam yang sudah saling kenal, saling ngerti, dan—yang paling penting—sudah pernah perang bareng.

Babak Baru RRQ di TFT Asia

RRQ balik ke Asia dengan satu pendekatan yang cukup “aman tapi berani”: chemistry dulu, baru hasil. Keempat pemain ini bukan nama random yang dikumpulin dadakan. Mereka datang dari ekosistem yang sama, bahkan sebagian besar pernah satu tim.

Dipimpin oleh YBY1, roster ini akan turun secara individu dan tim, format yang memang krusial di kompetisi TFT modern. Kalau di game lain kita ngomongin micro dan macro, di TFT ini urusannya otak dingin, adaptasi patch, dan mental baja.

 

Kenalan dengan Roster TFT RRQ

RRQ YBY1

YBY1 adalah pemain asal Vietnam yang sebelumnya membela Talon pada 2025. Karier profesionalnya terbilang masih muda—mulai di 2024—tapi jam terbangnya sudah cukup untuk bikin dia dipercaya jadi leader roster. Dalam TFT, jadi leader itu bukan soal teriak-teriak, tapi soal decision making dan consistency. Dua hal yang jadi nilai jual YBY1.

RRQ Asta1

Asta1 juga berasal dari Vietnam dan punya hubungan unik dengan YBY1. Di Talon 2025, Asta1 bukan pemain, tapi coach. Sekarang perannya berubah: dari balik layar ke medan perang. Pengalaman sebagai coach bikin Asta1 punya perspektif strategis yang sering jadi pembeda di turnamen panjang.

RRQ Midfeed

Midfeed adalah bagian dari “generasi Talon” yang sama. Main di periode yang sama dengan YBY1 dan Asta1, dia dikenal sebagai pemain yang solid dan adaptif. Di TFT, pemain seperti ini sering jadi penentu stabilitas tim, terutama saat patch berubah dan meta ikut jungkir balik.

RRQ pk1

pk1 (atau PK) juga datang dari Vietnam dan punya benang merah dengan Asta1 lewat tim Jollibee di 2024. Fakta bahwa mereka sudah pernah satu tim bikin proses adaptasi di RRQ jauh lebih cepat. Dalam dunia TFT, waktu adaptasi itu mahal—dan RRQ jelas pengen hemat waktu.

Kenapa Vietnam?

Vietnam bukan pilihan asal-asalan. Dalam beberapa tahun terakhir, scene TFT Vietnam dikenal kompetitif, disiplin, dan cepat adaptasi meta. RRQ seolah bilang: kalau mau serius ke EWC, ya ambil pemain dari ekosistem yang sudah kebiasa main di level tinggi.

Singkatnya: ini roster yang dibangun buat kompetisi, bukan sekadar konten.

 

Sedikit Tentang TFT, Buat yang Baru Ikut

Buat yang belum terlalu ngikutin, Teamfight Tactics adalah game auto battler yang dikembangkan dan dipublikasikan oleh Riot Games. Game ini merupakan spin-off dari League of Legends dan terinspirasi dari Dota Auto Chess, sebuah mod dari Dota 2.

Di TFT, delapan pemain saling adu strategi dalam satu match. Nggak ada refleks cepat atau aim tajam—yang ada adalah manajemen resource, membaca lawan, dan keputusan sepersekian detik. Salah beli satu unit, bisa tamat lebih cepat dari ekspektasi.

TFT pertama kali rilis sebagai mode di League of Legends pada Juni 2019 (PC dan macOS), lalu hadir sebagai game standalone di Android dan iOS pada Maret 2020 dengan fitur cross-platform.

Apa yang Bisa Kita Harapkan?

Dengan kombinasi pengalaman bareng, peran yang jelas, dan target EWC, RRQ lagi bangun fondasi serius di TFT Asia.

Sekarang tinggal satu hal: dukungan Kingdom. Karena di game yang isinya mikir tanpa henti ini, mental juga tetap butuh backup.

Selamat datang di RRQ untuk YBY1, Asta1, Midfeed, dan pk1. Babak baru sudah dimulai—dan kita semua penasaran, sejauh apa langkah mereka nanti.