Mobile Legends: Bang BangApr 20, 2026
RRQ Tora di MPL MY S17 Week 3: Dua Kali Tumbang...
Kalau Week 2 itu terasa seperti “RRQ Tora lagi panas-panasnya”, maka Week 3 MPL Malaysia Season 17 ini jadi reality check.
Dua match.
Dua kekalahan.
Dan satu pertanyaan besar: apa yang berubah?
Padahal sebelumnya RRQ Tora sempat flawless—4 kemenangan dari 4 match. Tapi di Week 3, mereka harus nerima kenyataan: lawan-lawan sudah mulai membaca permainan mereka.
Day 1: Ditampar Team Vamos, Nggak Dikasih Napas
Lawan pertama adalah Team Vamos. Dan dari awal, kelihatan banget—ini bukan hari yang mudah buat RRQ.
Game 1: Kejut di Early, Tenggelam di Mid Game
Sejak early game, Vamos langsung gas.
- Menit 5: kill 5-3, GD +2,1K untuk Vamos
- Menit 10: gap melebar jadi +8,5K
Ini bukan cuma unggul. Ini snowball.
Vamos main super rapi:
- Turtle diamankan
- Lord diamankan
- Turret? Ya… satu per satu hilang
RRQ seperti nggak sempat “ikut main”.
Game selesai cepat di menit 13 dengan skor 7-3.
Cepat, bersih, dan agak… kejam.
Game 2: Sempat Unggul, Tapi Nggak Tahan Tekanan
Game kedua sebenarnya dimulai lebih baik buat RRQ.
- Menit 5: unggul GD 1,7K, kill 3-1
Akhirnya ada tanda kehidupan.
Tapi… itu nggak bertahan lama.
- Menit 9: Vamos balik unggul
- Kill 8-4, GD +1,3K
Dan sejak titik itu, game berubah jadi uphill battle buat RRQ.
Mereka masih fight back, bahkan match terasa lebih seimbang dibanding game pertama. Tapi tetap saja, Vamos lebih konsisten.
Game berakhir di menit 22:
- Skor 18-8
- GD +3,5K untuk Vamos
Kesimpulan match ini simpel:
RRQ bisa unggul. Tapi belum bisa menjaga keunggulan.
Day 2: Lawan Raja Sebenarnya — SRG
Kalau kekalahan dari Vamos terasa menyakitkan, match berikutnya adalah ujian sesungguhnya.
Lawan mereka? Selangor Red Giants (SRG).
Tim ini bukan cuma kuat.
Mereka standar.
- Juara MPL MY beruntun (S13–S16)
- Juara MSC 2024
- Runner-up MSC 2025
- Top 3 dunia di M-Series
Singkatnya: kalau mau jadi nomor satu, ya harus lewat SRG dulu.
Game 1: Hampir… Tapi Belum Cukup
Ini salah satu game terbaik RRQ di week ini.
Super ketat.
- Early: kill 7-4 untuk SRG, tapi GD cuma beda 200
- Menit 18: kill 14-14, RRQ bahkan unggul gold +2,3K
Artinya? RRQ bukan cuma “ikut main”. Mereka bersaing.
Tapi di level SRG, satu kesalahan kecil cukup.
- Menit 20: SRG balik unggul
- End game: SRG menang 23-18
Game selesai di menit 23 dengan GD +4,4K untuk SRG.
Ini tipe match yang bikin fans bilang:
"Dikit lagi… dikit lagi harusnya bisa."
Game 2: Cerita Sama, Ending Sama
Game kedua… rasanya déjà vu.
- Early: imbang
- Menit 10: SRG mulai tarik jarak (GD +2,8K, kill 6-3)
RRQ nggak menyerah. Bahkan sampai menit 22, mereka masih bisa memperkecil gap.
Tapi masalahnya bukan di mid game.
Masalahnya di finishing.
Satu push terakhir di menit 23, SRG langsung nutup game. Padahal secara kondisi, gap nggak sejauh itu.
Dan di sinilah beda tim bagus dan tim juara.
SRG nggak butuh banyak kesempatan.
Cukup satu… dan mereka langsung habisin.
Klasemen: Tetap Peringkat 2, Tapi Rasanya Berbeda
Lucunya, walaupun kalah dua kali, RRQ Tora masih tetap di posisi kedua.
Klasemen Week 3:
- SRG
- RRQ
- IG
- Team Vamos
- Team Rey
- AC Esports
- Bigetron MY
- Team Flash
Secara angka? Aman.
Secara momentum? Mulai goyang.
Masalah RRQ Tora Sekarang: Bukan Skill, Tapi Konsistensi dan Closing
Dari dua minggu terakhir, kita bisa lihat dua sisi RRQ:
Week 2:
- Dominan
- Percaya diri
- Bisa snowball
Week 3:
- Sering kaget di early
- Kehilangan kontrol di mid
- Kesulitan nutup game
Dan yang paling kelihatan:
RRQ Tora bisa ngelawan tim kuat… tapi belum bisa ngalahin mereka.
Week 4 Nanti: Titik Balik atau Awal Masalah?
Kalau Week 3 ini cuma “bad week”, RRQ masih aman.
Tapi kalau ini mulai jadi pola…
Ya, posisi dua itu bisa cepat banget hilang.
Karena di MPL MY sekarang, jarak antar tim bukan lagi soal skill gap besar.
Ini soal:
- siapa yang paling konsisten
- siapa yang paling rapi di momen krusial
- dan siapa yang paling cepat belajar dari kekalahan
Satu hal yang pasti:
RRQ Tora masih tim kuat.
Masih kandidat juara.
Tapi sekarang, mereka bukan lagi tim yang “ditakuti tanpa syarat”.
Sekarang mereka jadi tim yang…
harus membuktikan lagi.
Division



Share