Mobile Legends: Bang BangApr 28, 2026
RRQ Tora W4 MPL MY S17: Dari Kandidat Puncak Jadi Kejar-kejaran Playoff
Perjalanan RRQ Tora di MPL Malaysia Season 17 makin… roller coaster.
Kalau Week 3 kemarin sudah terasa goyang, Week 4 ini benar-benar jadi titik jatuh yang cukup keras. Lawan yang secara teori “harusnya bisa dilewati”, justru jadi batu sandungan baru.
Lawan mereka? Bigetron MY.
Dan hasilnya? 0-2.
Game 1: Unggul Dulu, Hilang Pelan-Pelan
Awalnya, semua terlihat normal.
- Menit 5: RRQ unggul 2-0 kill
- Gold Difference: +1,6K
Game terasa under control. Bahkan ini tipe start yang biasanya jadi fondasi kemenangan.
Tapi… pelan-pelan semuanya berubah.
Masuk menit 11:
- Bigetron mulai unggul gold +1,3K
- Kill masih 6-7 untuk RRQ
Dan di sinilah masalah klasik RRQ Tora muncul lagi: keunggulan nggak bisa dijaga.
Semakin masuk late game:
- Bigetron makin lebar jaraknya
- RRQ terus tertekan
Menit 15:
- GD +3,3K untuk BTR
- Kill 9-7
RRQ sebenarnya masih berusaha bertahan. Bahkan sempat memperkecil selisih. Tapi ada satu masalah besar:
Semua tower mereka habis.
Masuk menit 20:
- Gold cuma beda +1,9K
- Tapi RRQ sudah kehilangan 9 turret
Dan itu cukup.
Bigetron nutup game di menit 20. Skor 1-0.
Kadang di MLBB, bukan soal berapa gold lo punya…
tapi berapa banyak map yang masih lo miliki.
Game 2: Lebih Rapi, Lebih Sakit
Game kedua… rasanya seperti copy paste, tapi dengan ending yang lebih tegas.
Early game:
- RRQ masih sempat unggul tipis
- Sampai menit 10, game relatif seimbang
Tapi lagi-lagi, momen turning point datang di mid game.
Menit 14:
- Bigetron unggul +5,1K gold
- 6 turret RRQ sudah hilang
Dan dari sini, ceritanya sama:
- Tekanan pelan-pelan
- Map control diambil
- RRQ makin sempit ruang geraknya
Tidak ada comeback kali ini.
Menit 20:
- Game selesai
- Skor 16-6 untuk Bigetron
Clean. Rapi. Dan… menyakitkan buat RRQ.
3 Kekalahan Beruntun: Ini Bukan Sekadar Bad Day
Dengan hasil ini, RRQ Tora sekarang mencatat:
3 lose streak.
- Week 3: kalah dari Team Vamos
- Week 3: kalah dari Selangor Red Giants
- Week 4: kalah dari Bigetron MY
Dari yang awalnya 4-0… sekarang jadi 4-3.
Dari yang terlihat seperti calon pemimpin klasemen… sekarang mulai kejar-kejaran buat tetap aman di papan tengah.
Klasemen: Dari Peringkat 2 ke 5
Dan dampaknya langsung terasa di standings.
Week 4 klasemen:
- SRG
- Team Rey
- Invictus Gaming
- Team Vamos
- RRQ Tora
- Bigetron MY
- AC Esports
- Team Flash
RRQ turun dari posisi 2 ke 5.
Bukan turun pelan-pelan.
Ini jatuh.
Masalah yang Sama, Terulang Lagi
Kalau kita lihat dari Week 3 sampai Week 4, polanya mulai jelas:
RRQ Tora itu:
- Sering unggul di early
- Tapi kehilangan kontrol di mid game
- Dan kesulitan banget di map control (terutama turret)
Dan yang paling krusial:
Mereka kalah bukan karena outplayed total, tapi karena kalah pelan-pelan.
Ini yang bahaya.
Karena artinya:
- Decision making masih goyang
- Macro belum konsisten
- Dan closing game masih jadi PR besar
Masih Ada Waktu… Tapi Nggak Banyak
Regular season masih berjalan sampai Week 8 (22 Mei 2026).
Artinya, masih ada waktu buat bangkit.
Tapi dengan kondisi sekarang, RRQ bukan lagi tim yang santai nunggu playoff.
Mereka harus:
- Stop losing streak
- Cari kembali momentum
- Dan yang paling penting: belajar nutup game
Paruh Musim Kedua: Bangkit atau Tenggelam?
Dengan rekor 4 menang, 3 kalah , RRQ masih punya peluang.
Tapi momentum itu fragile.
Satu minggu bagus → bisa naik lagi.
Satu minggu buruk → bisa makin jatuh.
Dan di liga seketat MPL MY sekarang, nggak ada ruang buat santai.
Kalau Week 1–2 itu cerita tentang “tim yang lagi naik”,
maka Week 3–4 ini cerita tentang “tim yang lagi diuji”.
Sekarang tinggal lihat:
RRQ Tora ini tim yang benar-benar kuat…
atau cuma sempat terlihat kuat di awal?
Division



Share