VALORANTMay 15, 2025

RRQ VALORANT Juara Asia Pasifik! Head of VALORANT Berbagi Ceritanya

Kemenangan RRQ VALORANT di VCT Pacific Stage 1 2025 jadi momen yang nggak cuma bersejarah buat tim, tapi juga jadi titik balik besar setelah dua tahun penuh pasang-surut. Di balik kemenangan 3-1 atas Gen.G di Grand Final yang digelar di Seoul, Korea Selatan, ada cerita panjang dan kerja keras yang nggak kelihatan di layar.

Buat yang ga ngikutin esports VALORANT, VCT Pacific adalah ajang kompetitif resmi dari Riot Games, developer sekaligus publisher game-nya. Berbeda dengan MPL, liga ini tidak hanya mempertemukan tim-tim terbaik dari satu negara, namun dari beberapa negara di satu regional – dalam hal ini Asia Pasifik. Di VCT Pasifik, selain Indonesia, ada juga tim-tim terbaik dari Korea Selatan, Jepang, Filipina, Thailand, dan juga Singapura.

Jonathan Hoo, Head of VALORANT Team RRQ, pun bercerita lebih dalam soal apa aja yang bikin RRQ akhirnya bisa pecah telor juara, gimana mereka nyiapin diri buat turnamen berikutnya, dan seberapa besar peluang ke VALORANT Champions 2025 di Paris.

Kunci Kemenangan RRQ di VCT Pacific Stage 1?

Dikutip dari Antara News, menurut Jonathan, yang paling kerasa adalah rasa lapar para pemain buat menang. Chemistry roster baru makin solid sejak crazyguy masuk setelah Kickoff, dan itu ngebuka potensi penuh tim ini. Selain itu, gaya hidup para pemain juga berubah—mereka mulai makan sehat, tidur cukup, dan dapet dukungan penuh dari tim support. Semua itu bikin performa mereka naik signifikan.

Tim bisa fokus total ke gameplay dan perkembangan karena kebutuhan lain udah diurus dengan baik. Dari sisi META juga kebetulan lagi cocok. Tejo lagi OP banget, dan map pool yang ada juga cocok banget buat RRQ. Tapi bukan berarti lawan-lawan mereka lemah. Justru sebaliknya, semua tim di Pacific udah upgrade roster-nya dan persaingannya makin ketat.

Faktor Terbesar di Balik Kemenangan?

Kalau harus milih satu faktor yang paling berpengaruh, Jonathan yakin itu datang dari komitmen total para pemain. Mereka bukan cuma serius di dalam game, tapi juga jaga kesehatan, mental, dan rutinitas luar game. Hal ini berdampak langsung ke performa saat tanding. Ditambah lagi, tim support yang solid berhasil menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan profesional. Jadi kemenangan ini bukan cuma soal mekanik, tapi hasil dari kerja tim secara keseluruhan.

Target Selanjutnya: Toronto dan Riyadh!

Setelah angkat trofi di Pacific, RRQ langsung fokus ke dua turnamen besar: VALORANT Masters Toronto (7–22 Juni) dan Esports World Cup 2025 Riyadh (8–13 Juli). Menurut Jonathan, performa mereka di tiga hari terakhir VCT Pacific udah buktiin stamina dan mental RRQ kuat banget, apalagi di match-match yang ketat.

Tapi di Toronto nanti, lawannya beda. Semua tim yang main di sana adalah juara dari region masing-masing. Jadi meskipun RRQ datang dengan momentum yang bagus, mereka tetap harus rendah hati dan respek sama lawan. Untungnya, sebagai juara Pacific, RRQ langsung masuk ke babak playoff dan bisa lebih siap secara strategi tanpa harus capek duluan di Swiss Stage.

Fokus tim tetap sama: satu match, satu game, satu round dalam satu waktu.

Peluang ke VALORANT Champions 2025?

Soal peluang ke Paris, Jonathan realistis. Menurutnya, semuanya tergantung hasil di Masters Toronto. Kalau bisa tembus jauh, atau bahkan juara, maka posisi RRQ buat masuk ke Champions 2025 bakal jauh lebih aman. Karena turnamen itu bakal kasih Championship Points yang krusial buat kelolosan ke tahap selanjutnya.

Akhirnya Juara Setelah Dua Tahun Berjuang

Buat yang belum tahu, RRQ VALORANT udah berdiri sejak 2022. Tapi baru kali ini mereka berhasil jadi juara di kancah internasional. Tim ini sempat ngalamin banyak perubahan roster dan naik turun performa, tapi mereka tetap komitmen dengan proyek jangka panjang bareng Riot dan VCT.

RRQ tetap percaya sama pelatih yang punya visi jelas tentang cara main, dan ngasih waktu buat visi itu berkembang. Beberapa pemain kunci yang mereka rekrut juga datang bukan dengan cara mudah—ada tantangan dan juga sedikit keberuntungan.

Sekarang, Toronto dan Riyadh jadi babak baru buat tim ini. Tapi dari cerita Jonathan, satu hal jelas: RRQ belum selesai. Justru baru mulai panas.

Yuk dukung terus RRQ VALORANT!

Terima kasih buat para sponsor RRQ VALORANT dari mulai Biznet, Acer Predator, Ayana, Pop Mie, dan Sukro yang sudah menemani dan mendukung perjalanan RRQ VALORANT sampai di titik ini.