Mobile Legends: Bang BangJul 24, 2026

Sutsujin dan Kuroky Diumumkan, Apakah Roster RRQ Hoshi S18 Sudah Lengkap?

Susunan RRQ Hoshi untuk MPL Indonesia Season 18 mulai semakin terlihat.

Setelah sebelumnya memperkenalkan Caleb sebagai Assistant Coach, lalu mengumumkan Rinz, Idok, dan Lynch sebagai tiga pemain pertama, RRQ kini membuka dua nama berikutnya: Sutsujin dan Kuroky.

Dengan masuknya dua nama tersebut, RRQ Hoshi kini sudah memiliki pemain untuk hampir setiap role utama. Rinz mengisi Mid Lane, Idok sebagai Roamer, Lynch di EXP Lane, Sutsujin sebagai Jungler, dan Kuroky di Gold Lane.

Di atas kertas, lima role sudah terisi.

Jadi, apakah ini berarti roster RRQ Hoshi untuk Season 18 sudah lengkap? Kelihatannya memang begitu. Tapi… jangan terlalu cepat berasumsi.

Sutsujin Kembali Mengisi Jungle RRQ Hoshi

Arthur Christopher “Sutsujin” Sunarkho bukan nama baru bagi RRQ Kingdom.

Jungler kelahiran 1 Juni 2004 ini pertama kali bergabung dengan RRQ Hoshi menjelang MPL Indonesia Season 14. Sejak saat itu, ia menjadi bagian dari perjalanan tim melewati beberapa kompetisi besar, mulai dari MPL Indonesia, M6 World Championship, ESL Snapdragon Pro Series, hingga Mid Season Cup.

Sekarang, Sutsujin kembali dipercaya untuk menjaga area Jungle RRQ Hoshi di Season 18.

Sebelum mengenakan seragam RRQ, perjalanan Sutsujin cukup panjang dan unik. Ia tumbuh dari sistem EVOS Icon, sempat bermain untuk EVOS Legends, lalu menjalani masa peminjaman bersama King Empire di MPL Malaysia sebelum akhirnya bergabung dengan RRQ.

Bersama EVOS Icon, Sutsujin pernah menjuarai MDL Indonesia Season 7. Ia juga menjadi bagian dari EVOS yang memenangkan World Cyber Games 2023.

Namun, namanya benar-benar kembali naik ketika bergabung dengan RRQ Hoshi.

Pada MPL Indonesia Season 14, Sutsujin langsung membawa RRQ mencapai Grand Final. Tim memang harus puas menjadi runner-up setelah kalah tipis 3–4 dari Team Liquid ID, tetapi performa individunya mendapat banyak pengakuan.

Perjalanan tersebut berlanjut ke M6 World Championship, tempat RRQ finis di posisi kelima–keenam. Pada Season 15, Sutsujin kembali membawa Hoshi menuju Grand Final MPL Indonesia, meski akhirnya kembali berhenti sebagai runner-up setelah duel tujuh game melawan ONIC.

Dua musim, dua Grand Final.

Belum ada trofi MPL yang berhasil dibawa pulang, tetapi jelas Sutsujin sudah mengetahui jalan menuju panggung terakhir. Masalahnya tinggal satu: kali ini, bisakah ia menyelesaikan perjalanan itu?

Sang “9K” yang Sudah Mengenal Tekanan RRQ

Sutsujin juga dikenal dengan julukan “9K”, mengacu pada pencapaiannya menembus 9.000 poin di ranked.

Angka tersebut tentu tidak otomatis menjamin kemenangan di MPL. Ranked dan kompetisi profesional adalah dua dunia berbeda. Satu dipenuhi pemain hebat, sementara yang lain kadang dipenuhi teman setim yang memilih hero sesuka hati lalu mengetik “trust.”

Namun, pencapaian tersebut tetap menggambarkan kemampuan mekanik dan kedisiplinannya dalam bermain.

Sebelum Mobile Legends, Sutsujin juga sempat memainkan Dota 2 dan mencapai 5.000 MMR. Pengalaman itu mungkin ikut membentuk pemahamannya terhadap tempo, resource, rotasi, dan keputusan makro—hal-hal yang sangat penting bagi seorang Jungler.

Di RRQ Hoshi, tanggung jawab Sutsujin tidak hanya mengamankan Turtle, Lord, atau objektif lain. Sebagai Jungler, ia juga harus mengatur ritme permainan tim.

Kapan RRQ harus agresif? Kapan harus menahan diri? Kapan harus menyerahkan objektif dan mencari pertukaran lain? Dan tentu saja, kapan harus melakukan Retribution tanpa membuat seluruh RRQ Kingdom menahan napas secara serentak?

Posisi ini selalu membawa tekanan besar. Namun, Sutsujin sudah pernah hidup di dalam tekanan tersebut.

Kuroky: Kesempatan Kedua untuk Membuktikan Diri

Jika Sutsujin hadir dengan pengalaman panjang di MPL dan turnamen internasional, Kuroky membawa cerita yang berbeda.

Habil Azhari Akbar adalah Gold Laner yang pertama kali masuk ke RRQ Hoshi pada Season 17 setelah sebelumnya berkompetisi di skena tier dua melalui Liga Esports Nasional.

Sebelum bergabung dengan RRQ, Kuroky membela VL Team di LEN 2025 dan berhasil finis di posisi ketiga.

Namanya mulai menarik perhatian karena memiliki gaya bermain yang tidak terlalu konvensional untuk ukuran Gold Laner.

Kuroky tidak hanya bergantung pada Marksman klasik. Ia juga cukup nyaman memainkan Fighter atau hero dengan karakteristik berbeda di Gold Lane.

Salah satu contoh paling jelas adalah keberaniannya menggunakan Joy di posisi tersebut—pilihan yang sangat jarang terlihat, bahkan di level kompetitif tertinggi.

Pick seperti itu tentu tidak selalu berhasil. Namun, keberanian untuk mencobanya memperlihatkan dua hal: kepercayaan diri dan fleksibilitas.

Di era MLBB modern, Gold Laner tidak lagi hanya diminta farming selama sepuluh menit lalu muncul dengan enam item. Ia harus mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan draft, memahami matchup, dan tetap relevan meski meta berubah.

Kuroky memiliki modal tersebut. Sekarang, Season 18 menjadi kesempatan berikutnya untuk mengubah potensi menjadi hasil yang lebih nyata.

Season 17 Belum Menunjukkan Versi Terbaik Kuroky

Kuroky bergabung dengan RRQ Hoshi pada situasi yang jauh dari ideal.

Season 17 tercatat sebagai musim terburuk sepanjang sejarah RRQ Hoshi. Tim kesulitan menemukan ritme, konsistensi, dan identitas permainan.

Dalam situasi seperti itu, menilai pemain muda secara terpisah juga tidak mudah.

Seorang Gold Laner bisa memiliki mekanik hebat, tetapi tetap kesulitan jika tim gagal menguasai map. Ia bisa unggul di lane, tetapi tidak mendapat ruang dalam team fight. Ia juga bisa menjadi sasaran kritik hanya karena wajahnya terlihat paling dekat ketika base meledak.

Season 17 belum memberi panggung terbaik bagi Kuroky untuk menunjukkan seluruh potensinya. Namun, kepercayaan untuk kembali di Season 18 menunjukkan bahwa tim masih melihat sesuatu dalam dirinya.

Bukan hanya dari hasil pertandingan, tetapi juga dari proses latihan, perkembangan, komunikasi, dan kemampuannya beradaptasi dengan sistem baru.

Sutsujin mungkin kembali sebagai pemain yang sudah teruji. Kuroky kembali sebagai pemain yang masih memiliki sesuatu untuk dibuktikan.

Lima Role Sudah Terisi

Dengan pengumuman Sutsujin dan Kuroky, susunan RRQ Hoshi untuk Season 18 sejauh ini adalah:

  • EXP Lane: Lynch
  • Jungler: Sutsujin
  • Mid Lane: Rinz
  • Gold Lane: Kuroky
  • Roamer: Idok
  • Assistant Coach: Caleb

Secara struktur dasar, RRQ Hoshi sekarang sudah memiliki satu pemain untuk setiap role. Rinz dan Idok melanjutkan perjalanan setelah tetap tampil cukup baik di tengah musim terburuk RRQ. Keduanya juga berhasil melewati proses trial untuk Season 18.

Lynch datang sebagai wajah baru di EXP Lane dengan pengalaman lintas role serta perjalanan dari sistem pengembangan Bigetron.

Sutsujin kembali membawa pengalaman MPL, M-Series, dan turnamen internasional.

Kuroky mendapatkan kesempatan lanjutan untuk membuktikan potensinya sebagai Gold Laner yang fleksibel. Sementara di belakang para pemain, Caleb hadir sebagai Assistant Coach dengan pengalaman panjang membangun pemain dari MDL sampai MPL.

Kalau dilihat sekilas, potongan puzzle-nya memang sudah membentuk satu gambar. Namun, apakah puzzle-nya sudah komplit? Sutsujin dan Kuroky sudah diumumkan. Lima role sudah terisi. Sekarang pertanyaannya tinggal satu:

Apakah Sang Raja sudah menunjukkan seluruh pasukannya—atau masih ada nama lain yang menunggu giliran?