FREE FIRESep 16, 2025
Update Week 5 FFWS SEA Fall 2025: RRQ Kazu Di Ujung Tanduk!
Setelah perjalanan naik-turun di Week 5, RRQ Kazu akhirnya harus puas tanpa tiket langsung ke Grand Finals. Tapi jangan sedih dulu, Sang Raja masih punya kesempatan terakhir di Week 6 buat buktiin mental baja mereka! Yuk kita bahas bareng-bareng.
Battle Royale Mode (Week 5 Knockout Stage)
Day 1 (13 September 2025)
Di hari pertama, performa RRQ Kazu agak seret. Dari enam game yang dimainkan, hasil terbaik mereka cuma bisa nangkring di posisi menengah. Total poin yang dikumpulin adalah 57 poin, bikin mereka finis di peringkat 8.
ONIC Olympus jadi bintang hari itu dengan penampilan stabil banget dan keluar sebagai juara hari pertama.
Day 2 (14 September 2025)
Hari kedua, RRQ Kazu bangkit dengan performa yang jauh lebih oke. Mereka sempet dapet placement bagus, kill lumayan, dan akhirnya nutup hari dengan 68 poin. Hasil ini bikin RRQ Kazu bisa finis di peringkat 5, nunjukin progres jelas dibanding hari sebelumnya.
P Esports tampil luar biasa konsisten dan berhasil amankan slot ke Grand Finals sebagai juara hari kedua.
Kenapa Belum Lolos?
Sesuai format Knockout Stage Phase 2, cuma tim juara tiap matchday (Week 3–5) yang langsung dapat tiket Grand Finals. Sayangnya, meski RRQ Kazu udah kasih perlawanan, hasil 8 dan 5 besar di Week 5 belum cukup buat bawa mereka langsung melaju.
Week 6: Jalan Terakhir Sang Raja
Nah, sekarang kita masuk ke babak paling panas: Last Chance Week 6. Di sini, 12 tim tersisa bakal main 12 game penuh. Hanya 6 tim teratas yang bisa lolos ke Grand Finals, sisanya langsung gugur.
Artinya, RRQ Kazu harus all-out. Nggak ada lagi ruang buat kesalahan, setiap poin bakal jadi harga mati. Fans RRQ jelas berharap mental tempur mereka muncul di saat krusial, kaya yang udah sering kita liat sebelumnya.
Selain di Battle Royale, ada kabar terbaru dari mode Clash Squad—sayangnya perjalanan RRQ Kazu harus berhenti di Swiss Stage.
Clash Squad Mode (Swiss Stage – Tersingkir)
Format Swiss mewajibkan 3 menang untuk lolos dan 3 kalah langsung pulang. RRQ Kazu menutup Swiss dengan rekor 2–3, jadi tidak melaju ke babak berikutnya.
Rekap Swiss Stage RRQ Kazu
- Round 1 (28 Agustus): Kalah 1–2 vs Kagendra
- Round 2 (5 September): Kalah 1–2 vs Bigetron by Vitality
- Round 3 (5 September): Menang 2–0 vs ONIC Olympus
- Round 4 (11 September): Menang 2–0 vs Heavy
- Round 5 (13 September): Kalah 0–2 vs Team Falcons
Tim yang Lanjut ke Playoff (Double Elimination, 18–19 Sep)
- Poin 3–0: WAG, All Gamers Global
- Poin 3–1: Twisted Minds, EVOS Divine, Virtus.pro
- Poin 3–2: Team Falcons, Buriram United Esports, Bigetron by Vitality
Bracket dilanjutkan ke Double Elimination, lalu Grand Finals (4 Okt, Bo5, Single Elimination) tanpa RRQ Kazu. Fokus Kazu sekarang jelas: all-out di Week 6 Last Chance Battle Royale buat rebut tiket ke Grand Finals.
Kesimpulan
Week 5 jadi pelajaran berharga: naik-turun performa nunjukin RRQ Kazu masih cari ritme terbaik di Battle Royale. Sayangnya, di mode Clash Squad perjalanan mereka harus terhenti di Swiss Stage dengan rekor 2–3, sehingga gagal lanjut ke babak Playoff.
Sekarang fokus penuh RRQ Kazu cuma tinggal satu: Last Chance Week 6 Battle Royale. Semua spotlight bakal tertuju ke mereka, karena hanya 6 tim terbaik yang bisa amankan tiket Grand Finals.
Apakah Sang Raja bisa bangkit dan rebut kursi terakhir ke panggung utama, atau justru harus puas berhenti sampai sini? Kita tunggu laga panasnya!
Division



Share